KPU Malinau Lantik PPK dan PPS se Kabupaten Malinau

MALINAU, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Ruang Tebengang Kantor Bupati Kabupaten Malinau, Kamis (8/3).

Anggota PPK dan PPS yang dilantik berasal dari lima kecamatan di Malinau antara lain Kecamatan Malinau Kota, Kecamatan Malinau Utara, Kecamatan Malinau Barat, Kecamatan Mentarang dan Kecamatan Malinau Selatan Hilir.

Pelantikan PPK dan PPS dihadiri Bupati Malinau, Dr Yansen TP, MSi dan unsur Muspida Kabupaten Malinau.

Yansen mengatakan, pada prinsipnya pemilihan umum itu harus netral, karena merupakan sebuah proses demokrasi yang menghidupkan demokrasi di Indonesia. “Oleh sebab itu, para penyelenggara pemilu harus bebas dari ikatan manapun, karenanya mereka adalah orang-orang yang tidak terikat dengan partai manapun,” katanya.

Yansen berharap agar pelaksanaan Pemilu betul-betul dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang ada.

“Tertib, aman dan lancar serta sukses dan prestasi. Prestasi maksudnya tidak ada permasalahan dalam pelaksanaan,” ujarnya.

Yansen juga mengatakan, untuk Kabupaten Malinau sudah tidak ada masalah dan sudah dewasa dalam berdemokrasi.

“Sejauh ini saya melihat para penyelenggara pemilu sudah mampu melaksanakan pesta demokrasi. Jangankan Presiden, RT pun di lakukan pemilihan. Untuk itu saya yakin para penyelenggara mampu mengemban amanat Undang Undang untuk melaksankan pemilu yang aman, tertib, lancar, dan terbuka,” pungkas Yansen. (Shd/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Soal Islam Nusantara

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.