KPK Beri Pembekalan Antikorupsi Kepada Calon Kepala Daerah

0
43
Laode M Syarief
Laode M Syarief, Wakil Ketua KPK.

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi memberi pembekalan antikorupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai salah satu upaya KPK mencegah korupsi.

“Kita perlu mencegah (korupsi) dari awal, kalau dulu zaman kemerdekaan banyak yang pernah di penjara kemudian menjadi pejabat negara, kalau sekarang banyak yang jadi pejabat negara dan berakhir di penjara,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam sambutannya pada pembukaan Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Pasangan Calon Kepala Daerah se-Sulsel di Makassar, Selasa (17/4).

Ia mengatakan, dari 34 provinsi di Indonesia, 22 provinsi di antaranya, mulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota, pernah berhubungan dengan KPK.

“Total tercatat 75 kasus yang melibatkan bupati/wali kota, dan 13 gubernur,” ujarnya.

Ia memaparkan berbagai aspek rawan korupsi dalam pemerintahan, di antaranya perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, dan perizinan.

“Saya berharap jika terpilih di pilkada nanti terapkanlah sistem e-planning dan e-budgeting, karena banyak kepala daerah yang tergelincir di sini,” kata Laode.

Sementara, Komisioner KPU Sulsel Faisal Amir mengatakan, pembekalan antikorupsi dan deklarasi LHKPN ini merupakan langkah awal untuk menciptakan pilkada yang berintegritas di Sulsel.

“Pilkada bisa berintegritas jika pasangan calon berintegritas, pembekalan ini bagian dari mewujudkan pilkada berintegritas,” kata dia.

Pihaknya, kata dia, berkomitmen menjadi penyelenggaraan pilkada yang berintegritas, netral, jujur, dan profesional.

“Mari kita wujudkan pilkada yang damai, berintegritas, aman, serta menjadi model dan contoh penyelenggaraan pilkada terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menambahkan pilkada harus dilihat sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, karena aman dan nyaman.

“Kita bangga, semua mata melihat Indonesia saat ini, melihat bagaimana proses demokrasi berlangsung di negara besar ini, dan saya setuju Sulsel harus menjadi contoh model pilkada terbaik di Indonesia,” katanya.

Di akhir pembukaan acara tersebut 22 pasangan calon kepala daerah se-Sulsel mendeklarasikan antihoaks, antiujaran kebencian dan mendukung pilkada damai. Acara ini juga dihadiri Kepala Kajati Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan Kapolda Sulsel. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Politikus: Jokowi Akan Lebih Mudah Merealisasikan Pekerjaannya Bersama PKB

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fandi Utomo menilai pekerjaan Jokowi akan lebih mudah jika bersama PKB pada Pemilihan Umum Presiden RI...
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...