KPK Beri Pembekalan Antikorupsi Kepada Calon Kepala Daerah

0
15
Laode M Syarief
Laode M Syarief, Wakil Ketua KPK.

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi memberi pembekalan antikorupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai salah satu upaya KPK mencegah korupsi.

“Kita perlu mencegah (korupsi) dari awal, kalau dulu zaman kemerdekaan banyak yang pernah di penjara kemudian menjadi pejabat negara, kalau sekarang banyak yang jadi pejabat negara dan berakhir di penjara,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam sambutannya pada pembukaan Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Pasangan Calon Kepala Daerah se-Sulsel di Makassar, Selasa (17/4).

Ia mengatakan, dari 34 provinsi di Indonesia, 22 provinsi di antaranya, mulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota, pernah berhubungan dengan KPK.

“Total tercatat 75 kasus yang melibatkan bupati/wali kota, dan 13 gubernur,” ujarnya.

Ia memaparkan berbagai aspek rawan korupsi dalam pemerintahan, di antaranya perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, dan perizinan.

“Saya berharap jika terpilih di pilkada nanti terapkanlah sistem e-planning dan e-budgeting, karena banyak kepala daerah yang tergelincir di sini,” kata Laode.

Sementara, Komisioner KPU Sulsel Faisal Amir mengatakan, pembekalan antikorupsi dan deklarasi LHKPN ini merupakan langkah awal untuk menciptakan pilkada yang berintegritas di Sulsel.

“Pilkada bisa berintegritas jika pasangan calon berintegritas, pembekalan ini bagian dari mewujudkan pilkada berintegritas,” kata dia.

Pihaknya, kata dia, berkomitmen menjadi penyelenggaraan pilkada yang berintegritas, netral, jujur, dan profesional.

“Mari kita wujudkan pilkada yang damai, berintegritas, aman, serta menjadi model dan contoh penyelenggaraan pilkada terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menambahkan pilkada harus dilihat sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, karena aman dan nyaman.

“Kita bangga, semua mata melihat Indonesia saat ini, melihat bagaimana proses demokrasi berlangsung di negara besar ini, dan saya setuju Sulsel harus menjadi contoh model pilkada terbaik di Indonesia,” katanya.

Di akhir pembukaan acara tersebut 22 pasangan calon kepala daerah se-Sulsel mendeklarasikan antihoaks, antiujaran kebencian dan mendukung pilkada damai. Acara ini juga dihadiri Kepala Kajati Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan Kapolda Sulsel. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Uang Rupiah

Jelang Ramadhan, BI Siapkan Rp3,9 Triliun Uang Kartal

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan Rp3,9 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di Sulsel menjelang Ramadhan 2018. "Sudah dihitung...
palu hakim

Hakim Vonis Edy Rumpoko Tiga Tahun Penjara

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID - Majelis hakim yang diketuai oleh Unggul Warso Mukti memvonis mantan Wali Kota Batu, Jawa Timur, Edy Rumpoko selama tiga tahun kurungan...
Miras

Polres Pamekasan Musnahkan Ratusan Botol Miras

PAMEKASAN, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Pamekasan, Jawa Timur, Jumat memusnahkan ratusan botol minuman keras hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 yang digelar Polres setempat...
Tim Pemantau Medsos

Soekarwo Ajak Forkopimda Berantas Miras Oplosan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberantas penyakit sosial di tengah masyarakat yang semakin meresahkan, salah...
mahkamah konstitusi

Mahkamah Konstitusi Kabulkan Sebagian Uji UU KUP

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian aturan kuasa hukum wajib pajak yang tercantum dalam UU ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan...