KPK Beri Pembekalan Antikorupsi Kepada Calon Kepala Daerah

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi memberi pembekalan antikorupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai salah satu upaya KPK mencegah korupsi.

“Kita perlu mencegah (korupsi) dari awal, kalau dulu zaman kemerdekaan banyak yang pernah di penjara kemudian menjadi pejabat negara, kalau sekarang banyak yang jadi pejabat negara dan berakhir di penjara,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam sambutannya pada pembukaan Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Pasangan Calon Kepala Daerah se-Sulsel di Makassar, Selasa (17/4).

Ia mengatakan, dari 34 provinsi di Indonesia, 22 provinsi di antaranya, mulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota, pernah berhubungan dengan KPK.

“Total tercatat 75 kasus yang melibatkan bupati/wali kota, dan 13 gubernur,” ujarnya.

Ia memaparkan berbagai aspek rawan korupsi dalam pemerintahan, di antaranya perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, dan perizinan.

“Saya berharap jika terpilih di pilkada nanti terapkanlah sistem e-planning dan e-budgeting, karena banyak kepala daerah yang tergelincir di sini,” kata Laode.

Sementara, Komisioner KPU Sulsel Faisal Amir mengatakan, pembekalan antikorupsi dan deklarasi LHKPN ini merupakan langkah awal untuk menciptakan pilkada yang berintegritas di Sulsel.

“Pilkada bisa berintegritas jika pasangan calon berintegritas, pembekalan ini bagian dari mewujudkan pilkada berintegritas,” kata dia.

Pihaknya, kata dia, berkomitmen menjadi penyelenggaraan pilkada yang berintegritas, netral, jujur, dan profesional.

“Mari kita wujudkan pilkada yang damai, berintegritas, aman, serta menjadi model dan contoh penyelenggaraan pilkada terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menambahkan pilkada harus dilihat sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, karena aman dan nyaman.

“Kita bangga, semua mata melihat Indonesia saat ini, melihat bagaimana proses demokrasi berlangsung di negara besar ini, dan saya setuju Sulsel harus menjadi contoh model pilkada terbaik di Indonesia,” katanya.

Di akhir pembukaan acara tersebut 22 pasangan calon kepala daerah se-Sulsel mendeklarasikan antihoaks, antiujaran kebencian dan mendukung pilkada damai. Acara ini juga dihadiri Kepala Kajati Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan Kapolda Sulsel. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.