Korban Meninggal KM Lestari Maju Yang Kandas Menjadi 35 Orang

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Korban KMP Lestari Maju yang dilaporkan kemasukan air dan kandas di perairan Selayar, Sulawesi Selatan pada Selasa bertambah menjadi 35 orang meninggal dunia.

“Kami perbaharui kembali informasinya mengenai jumlah korban meninggal dan selamat. Yang meninggal dunia itu sebanyak 35 orang dan semuanya dalam kondisi tidak menggunakan jaket keselamatan,” ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani, di Makassar, Rabu (4/7).

Dia mengatakan, 35 orang korban meninggal dunia pada kecelakaan laut itu, untuk sementara baru teridentifikasi sebanyak 34 orang dan satu lainnya masih diperiksa.

Sedangkan untuk satu korban lainnya yang saat ini belum diketahui identitas lengkapnya adalah berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 50-60 tahunan.

“Sebanyak 34 orang yang teridentifikasi dan satu orang belum teridentifikasi. Usianya sekitar 50-60 tahun dan berjenis kelamin perempuan,” katanya.

Dicky menyebut nama-nama para korban yang dievakuasi ke RSU KH Hayyung, yakni Kepala ASDP Pamatata, Hari Laksono; suami-istri Rurung (58) dan Marlia (44), Suryono (55).

Baca juga: 50 Korban Kandasnya KM Lestari Maju Masih Bertahan di Atas Kapal

Asmawati (43), Sitti Saera (58), Abd Rasyid (60), Rini Arianti (29), Abisar (2), (anak Rini Arianti), Rosmiati (40), Demma Campong (45), Andi Le?leng (47), Syamsuddin (50), Hensi (64), Ati Mala (58), Denniamang (72).

Kemudian warga lain, Marwani (40) warga Sappang Kabupaten Bulukumba, Hj Salmiah (55) warga Kabupaten Sinjai, Abd Rasyid (40) warga asal Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng, serta seorang bocah perempuan tiga tahun tanpa identitas.

Baca juga: Uang Rp30 Miliar Turut Hanyut Bersama Karamnya KM Lestari Maju

Suryana (55), Dempa (50), Nurlia (64), Andi Junaeda (70), Norma (50), Ningsih, Haidir (2), Kartini (60), Siti Baedah (55), Jumbrah (50), Anjel (8), Andi Fitri Yuliana (3), Andi Akifa (8), Andi Hanifa (9), Andi Patta Daeng (60), Jae (50) serta satu mayat perempuan tanpa identitas.

Sondani menyebut jika para korban meninggal dunia itu umumnya tidak menggunakan jaket pelampung.

“Umumnya yang meninggal dunia tidak memakai life jacket sedangkan penumpang lainnya yang menggunakan life jacket itu mengapung di laut,” ucapnya.

Baca juga: Korban Meninggal Dunia Kandasnya KM Lestari Maju Menjadi 24 Orang

KMP Lestari Maju merupakan kapal yang melayani lintas penyeberangan Bira, Kabupaten Bulukumba-Pamatata, Selayar.

Kapal dengan panjang 48,48 meter dan lebar 16,50 meter serta bobot kotor 1.519 ton berbahan dasar baja memiliki satu geladak, dan jumlah baling-baling dua unit serta daya mesin sebesar 650 tenaga kuda. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER