Komnas HAM Menilai Kelompok Saparatis Jadikan Warga Papua Tameng Hidup

0
96
Satgas pengamanan KKB
Kapolda Papua, Irjen pol Boy Rafli Amar sedang meninjau pasukan gabungan dari TNI yang bertugas di Timika. (Foto: Istimewa)

TIMIKA, SERUJI.CO.ID – Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai masyarakat sipil di Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua sengaja dijadikan tameng hidup oleh kelompok saparatis dari Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang oleh aparat keamanan disebut dengan istilah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey yang dihubungi dari Timika, Jumat (17/11), mengatakan kelompok saparatis yang kini menguasai kampung-kampung di sekitar Tembagapura harus segera membuka akses agar suplai bahan makanan maupun bantuan kesehatan segera masuk ke wilayah itu.

“Kita minta kelompok sipil bersenjata untuk tidak menjadikan masyarakat sebagai tameng. Mereka harus buka akses untuk pelayanan dan misi kemanusiaan,” kata Frits.

Ia mengatakan saat ini aparat keamanan (Polri dan TNI) serta Pemkab Mimika telah mengirim bahan makanan ke wilayah Tembagapura, tepatnya di sekitar Kantor Polsek Tembagapura.

Hanya saja masyarakat sekitar itu tidak berani mengambil bahan makanan tersebut lantaran takut keselamatan diri mereka terancam sebab diteror oleh kelompok saparatis yang tidak segan-segan membunuh karena memiliki senjata api.

“Bahan makanan dan lainnya itu sekarang tertahan di Tembagapura karena tidak ada akses untuk droping ke kampung-kampung itu. Sekali lagi atas nama kepentingan kemanusiaan, ini harus dibuka,” tutur Frits.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Targetkan Juara Piala Indonesia 2018

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Sriwijaya FC menargetkan juara di ajang Piala Indonesia 2018 yang akan bergulir pada pertengahan Juli mendatang dan sebelumnya telah tiga kali menjuarai...
Penggelapan dana

Jadi Tahanan KPK , Dua Cawali Malang Terancam Tidak Mencoblos

MALANG, SERUJI.CO.ID -  Dua calon Wali Kota Malang (Cawali), masing-masing Ya'qud Ananda Qudban dan Moch Anton terancam tidak bisa menggunakan hak politiknya dan mencoblos pada...

Polisi Kerahkan Ratusan Personel Amankan Pilgub Jateng

BANJARNEGARA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Banjarnegara akan menyiagakan sekitar 435 personel untuk mengamankan jalannya Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018...

FIFA Bantah Kasus Doping Pemain Rusia

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  FIFA pada Ahad (24/6) menolak laporan media Inggris yang menyatakan adanya kasus doping yang ditutup-tutupi di antara pemain sepak bola tim nasional...
Orang tenggelam

Wisatawan Danau Tambing Dilaporkan Hilang Tenggelam

PALU, SERUJI.CO.ID - Seorang pengunjung obyek wisata Danau Tambing, di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dilaporkan tenggelam saat menikmati keindahan...