Khataman Al-Qur’an Pontianak Siap Pecahkan Rekor MURI

0
65
Masjid Raya Mujahidin Pontianak
Masjid Raya Mujahidin Pontianak. (Foto: Pontianak)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Khataman Al-Qur’an dan pembuatan pokok telok siap pecahkan atau mencatat rekor MURI, kata Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

“Ada sebanyak 27.649 peserta khataman Al-Qur’an massal, dan sebanyak 2.500 pokok telok yang akan pecahkan rekor MURI, Sabtu (14/10) besok di Masjid Raya Mujahidin Pontianak,” kata Sutarmidji di Pontianak, Jumat (13/10).

Ia menjelaskan, jumlah rekor khataman massal yang akan dipecahkan Kota Pontianak ini lebih banyak dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya yang dipecahkan oleh Kabupaten Musirawas tahun 2015 sebanyak 12.500 peserta.

“Tidak hanya mencatatkan rekor peserta terbanyak khataman Al-Qur’an, Pontianak juga akan mencatat sejarah sebagai pemecah rekor pokok telok terbanyak yakni 2.500 pokok telok atau mengalahkan rekor yang pernah dicatat Kabupaten Wonogiri sebanyak 2.025 pokok telok tahun 2015 lalu,” ungkapnya.

Sutarmidji menambahkan, kegiatan itu merupakan implementasi dari program Pemkot Pontianak, di mana setiap siswa beragama Islam yang lulus SMP harus sudah khatam Al-Qur’an. Bagi mereka yang belum khatam dan belum mengantongi sertifikat khatam Al-Qur’an ketika mendaftarkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang setingkat SMA, maka siswa bersangkutan akan diberikan pendidikan tambahan baca Al-Qur’an hingga khatam.

“Selama masa pendidikannya di SMA, dia harus khatam Al-Qur’an sehingga ketika mereka menyelesaikan pendidikan SMA, siswa-siswa itu sudah khatam Al-Qur’an bagi yang beragama Islam,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, Mulyadi menyatakan jumlah peserta yang sudah terdata untuk ambil bagian dalam Khataman Al-Qur’an massal ini adalah 27.649 yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA/sederajat se-Kota Pontianak, yang di mulai pukul 07.00 WIB di Masjid Raya Mujahidin.

Koordinator Acara dan Publikasi, Suhra Wardi menambahkan, untuk peserta disediakan tempat di ruang utama Masjid Raya Mujahidin lantai dua, ruang aula dan teras serta plaza yang dilengkapi tenda. Peserta nantinya duduk sesuai dengan kecamatan domisilinya yang sudah ditentukan panitia, dan peserta pria dan wanita duduknya terpisah.

Sedangkan peserta yang hadir lebih dulu dipersilakan memasuki ruang utama dan seterusnya. Sementara para orang tua peserta khataman, berada di luar tempat duduk peserta, sehingga peserta hanya didampingi guru pendamping dan panitia.

Selain itu, lanjutnya lagi, sekolah-sekolah maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membawa pokok telok, telah disiapkan tenda khusus yang berlokasi di halaman Masjid Raya Mujahidin.

Suhra menambahkan, tidak seluruh pokok telok yang dibawa nantinya diikutsertakan. Oleh karena itu, ia meminta sekolah-sekolah dan OPD memberitahukan mana pokok telok yang akan diikutsertakan dalam lomba sehingga bisa diserahkan untuk didata pihak panitia. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Shah Porir Dwip, Tanah Harapan bagi Setengah Juta Jiwa Rohingya

SERUJI.CO.ID - Pernahkah terbayang adegan ini? Pada suatu malam buta, rumah gubuk yang kita tempati bersama orang tua dan adik-adik kita tiba-tiba digedor dengan...

Demo Istana, Ratusan Mahasiswa Tuntut Janji Kampanye Jokowi-JK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sejak siang, Jumat (20/10) melakukan aksi unjuk rasa di...
taksi online

Peraturan Baru, Taksi Online Boleh Dimiliki Individu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Revisi atas Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan nomor 26 tahun 2017 telah diselesaikan oleh Menteri Perhubungan. Perubahan yang mendasar dari revisi Permen...
Nyono Suharli

Besok, Golkar Keluarkan Rekomendasi Bacagub Jatim Untuk Khofifah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Surat rekomendasi untuk bacawagub Jatim Khofifah Indar Parawansa dari partai Golkar dipastikan akan turun besok, Sabtu (21/10). Rencananya rekomendasi tersebut akan...

Produk Kefir dari Fermentasi Susu Kambing Kian Diminati

SOLO, SERUJI.CO.ID - Produk berbahan baku kefir atau fermentasi susu kambing buatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai...
Menteri Asman Abnur

Alasan Efisiensi, Pemerintah Bubarkan 8 Lembaga Non-Struktural

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur menyampaikan daftar delapan Lembaga Non-Struktural (LNS) yang akan dibubarkan atau dilebur...