Kerusakan Gunung Bawakaraeng Akibat Kegiatan Sporadis

0
82
Gunung Bawakaraeng

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Sesepuh pencinta alam Sulawesi Selatan (Sulsel) Nevy Jamest Tonggiroh mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan laju kerusakan kawasan Gunung Bulu’ Bawakaraeng di Kabupaten Gowa karena adanya kegiatan yang massif dan sporadis di wilayah itu.

“Berbagai kegiatan secara massif dengan label macam-macam seperti upacara tujuhbelasan agustus dan acara peringatan lainnya merupakan salah satu faktor yang menimbulkan kerusakan di kawasan gunung itu,” kata Nevy di Makassar, Selasa (27/3).

Selain kegiatan yang massif, Nevy juga mensinyalir adanya upaya untuk mengkomersilkan wilayah Gunung Bulu’ Bawakaraeng.

“Gunung Bulu’ Bawakaraeng itu terzolimi di tanahnya sendiri. Selain ingin dijadikan kawasan wisata, fitnah bertebaran di mana-mana juga sangat massif,” ujarnya.

Salah seorang pendiri KORPALA Universitas Hasanuddin ini juga menjelaskan kerusakan yang terjadi di Gunung Bulu’ Bawakaraeng adalah cermin dari manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab.

“Banyak yang mengaku pencinta alam, yang pernah tidur dan mendapatkan nikmat dari sana (Gunung Bulu’ Bawakaraeng), tapi tidak tahu berterima kasih dan memelihara kawasan pegunungan itu,” ujarnya.

Sementara pemerhati lingkungan Rasyidin SHut memaparkan bagaimana kondisi terkini Gunung Bawakaraeng yang selain terjadi erosi, debris slide, dan discontinuitas batuan, juga ada banyak hal lain yang perlu diperhatikan dengan serius.

“Dari hasil ekspedisi yang kami lakukan ke puncak Gunung Bulu’ Bawakaraeng, kami menemukan fakta-fakta mengejutkan di lapangan misalnya penemuan sampah alat kontrasepsi,” kata Rasyidin.

Rasyidin juga menyatakan jika hampir di seluruh jalur pendakian terdapat sebaran sampah, dengan jenis beragam, tidak hanya sampah kondom, tetapi juga pakaian dalam dan botol-botol minuman keras.

Sedangkan Dr Andi Yaqub menjelaskan gunung dari tinjauan agama itu merupakan firman Allah SWT, khususnya dalam Al Quran sebanyak 53 ayat yang membicarakan tentang gunung.

“Ini berarti gunung khususnya dalam ajaran Islam memiliki keistimewaan tersendiri. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai manusia peduli dengan gunung yang berada di sekitar kita,” ujarnyaa.

Andi Yakub yang menyandang gelar doktor tentang kepencintaalaman ini mengatakan khusus Gunung Bulu’ Bawkaraeng mempunyai keistimewaan tersendiri dan hanya ada 19 gunung di dunia ini yang memiliki keistimewaan khusus, termasuk Gunung Bulu’ Bawakaraeng. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...