Kembali Harga Kebutuhan Pokok Naik di Singkawang


PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Kasi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Helmi Aswandi mengatakan, harga jual bawang merah kini mengalami kenaikan Rp2 ribu, dari Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu,” kata Helmi, Senin (6/11).

Kenaikan tersebut, disebabkan harga dari agen sudah tinggi. Sehingga di tingkat pengecer menyesuaikan harga dari agen.

“Menurut pengakuan pedagang, kenaikan tersebut disebabkan harga dari agen sudah tinggi. Sehingga di tingkat pengecer menyesuaikan harga dari agen,” ujarnya.

Selain bawang merah, katanya, harga ayam potong juga masih dijual dengan harga tinggi yakni antara Rp35 ribu – Rp38 ribu per kilogram.

Sementara untuk komoditas sembako lainnya, seperti sayur-sayuran masih tetap stabil.

“Kemudian untuk bawang putih masih tetap Rp20 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Sedangkan untuk komoditas telur ayam saat ini dirasakan menurun dari Rp20 ribu per kilogram turun menjadi Rp19 ribu per kilogram. “Turunnya ada sekitar seribu rupiah,” tuturnya.

Tak hanya itu, ikan tongkol juga menurutnya sudah turun, dari Rp33 ribu menjadi Rp30 ribu. Dia berharap, masyarakat harus bijak dalam membelanjakan uangnya dengan menjadi konsumen yang cerdas.

“Artinya, belilah sembako sesuai dengan kebutuhan,” pintanya. (Ant/SU01)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close