Keerom Papua Diguncang Gempa 6,1 SR, Warga Berhamburan Keluar Rumah

PAPUA, SERUJI.CO.ID – Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter mengguncang Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Gempa yang begitu kuat itu membuat masyarakat berhamburan keluar rumah.

“Gempa terasa kuat sekitar 3-4 detik di Kabupaten Keerom. Masyarakat panik dan keluar dari bangunan atau rumah,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis, Ahad (16/12).

Ia mengatakan belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat gempa.

Pusdalops BPBD Papua melaporkan keadaan aman dan terkendali, sehingga Sutopo meminta masyarakat tetap tenang.

“Masyarakat di Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Pegunungan Bintang diimbau agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan berita yang tidak benar (hoaks),” katanya.

Sebelumnya, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter, pada Ahad (16/12), pukul 16.42.36 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya, @InfoBMKG, menyebutkan pusat gempa berada pada kedalaman 106 kilometer.

Posisi pusat gempa berada pada 52 km barat daya Keerom, atau pada koordinat 3,78 Lintang Selatan dan 140,57 Bujur Timur.

“Tidak berpotensi tsunami,” demikian pernyataan BMKG.

(SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy