Kebakaran di Kota Palu Turun Drastis

PALU, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, berhasil menekan secara signifikan angka musibah kebakaran selama 2017 berkat dukungan masyarakat.

“Musibah kebakaran pada 2017 tercatat 103 kasus, menurun drastis dibanding 2018 yang mencapai 192 kasus,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu Sudaryano R Lamangkona di Palu, Senin (16/4).

Sudaryano memaparkan peristiwa kebakaran itu tidak dapat diprediksi karena itu perlu sekali langkah-langkah antisipasi dilakukan oleh masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing, gedung bangunan, maupun perkantoran, karena pemicu terjadinya kebabaran pada umumnya adalah hubungan pendek arus listrik karena kondisi instalasi yang buruk.

“Tidak sedikit juga kejadian kebakaran akibat kelalaian pemilik bangunan, olehnya hal ini perlu menjadi perhatian bersama untuk menjaga situasi kondusif,” kata Ano, sapaan akrabnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Palu terus melakukan upaya pencegahan kebakaran melalui sosialisasi baik di sekolah-sekolah, masyarakat maupun media sosial, guna mengurangi resiko kebakaran yang mengancam keselamatan jiwa dan barang-barang berharga lainnya.

“Selain orang dewasa, kami juga memberikan edukasi kepada siswa/siswi di taman kanak-kanak, anak usia dini perlu diberikan pemahaman akan bahaya kebakaran karena pada usia seperti ini, rentan melakukan hal-hal yang membuat mereka penasaran,” ujar mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu ini.

Selain itu, kata Ano, pencegahan lainnya seyogyanya dalam satu bangunan perlu diletakan minimal satu alat pemadam api ringan (Apar), sehingga bila terjadi kebakaran alat itu bisa langsung difungsikan memadamkan api.

Sementara untuk bangunan berukuran besar seperti pusat perbelanjaan, mall, rumah sakit, maupun instasi perkantoran, harus didukung dengan alat pemadam api yang memadai seperti splinker maupun hidran.

“Alat ini sangat membantu bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran, tetapi belum semua bangunan yang menyediakan alat itu termasuk rumah-rumah masyarakat. Apalagi bangunan besar, wajib memiliki splinker maupun hidran karena itu merupakan standar pencegahan kebakaran,” tutur Sudaryano. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.