Kasus Stunting di Gorontalo Menurun


GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Jumlah kasus stunting atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur anak yang terjadi di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mengalami penurunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, Rabu (7/2), mengatakan pada tahun 2014 tercapat 40,2 persen bayi stunting dan pada tahun 2017 menurun jadi 24,8 persen.

“Memang secara nasional kita memiliki 10 desa yang menjadi daerah percontohan dari Kementerian Kesehatan untuk penanganan stunting di Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Syukri Dawali menjelaskan bahwa stunting dapat diintervensi dengan memberikan makro nutrien kepada bayi.

“Pada 1.000 hari pertama masa kehidupan, faktor genetik bisa diintervensi, terutama tinggi badan,” Syukri.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa indikator yang menunjukan bayi stunting yaitu berat badan yang kurang dari 2,5 kg dan panjang kurang dari 50 cm.

“Setiap tahun kami terus berusaha menurunkan jumlah bayi stunting di Kabupaten Gorontalo, dan itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” jelasnya.

Syukri mengaku bahwa saat ini pihaknya telah melampaui target RPJMD yaitu 28 persen, sedangkan saat ini sudah mencapai angka 24,8 persen saja. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close