Kapolda Sulsel Turut Makamkan Korban Tenggelam

0
15
Orang tenggelam
Ilustrasi orang tenggelam

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kopolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Umar Septono ikut berpartisipasi dalam prosesi penggalian kubur hingga pemakaman Rusman Daeng Ngila staf Desa Tanakaraeng, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sudiang, Makassar, Selasa (26/12).

Almarhum merupakan korban yang tenggelam di bendungan Bili-bili pada 25 Desember 2017. Sebelum tenggelam korban memancing di atas perahu Lepa-lepa (kapal kecil) seorang diri di ujung sebelah selatan wilayah bendungan Bili-bili.

Kapolda mengatakan, merupakan tanggung jawab sesama muslim apabila ada saudaranya yang meninggal dunia. Dirinya tidak peduli seragam polisi yang dikenakannya kotor karena ikut mengali kuburan almarhum.

“Tanggung jawab kita semua untuk saling membantu sesama muslim, tidak melihat siapa orangnya mesti dibantu karena semua dilakukan bernilai pahala,” katanya.

Sejumlah masyakat yang melihat aksi jenderal berpangkat dua bintang ini pun memberikan apresiasi dan merasa bangga masih ada seorang pemimpin rela membantu sesama tanpa pandang bulu apalagi masyarakat biasa.

Tidak hanya itu, Kapolda juga ikut mengangkat jenazah korban menuju pekuburan hingga proses pemakaman selesai. Dirinya mengatakan apa yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT bukan mencari pencitraan, sebab sudah menjadi tugas kepolisian membantu masyarakat.

Perwira Polri ini juga dikenal tawwadu. Mantan Kapolda NTB saat baru saja menerima jabatan Kapolda Sulsel ketika berlangsungnya acara penyerahan empat bendera cabang olahraga binaan Polda Sulsel kepada dirinya, memerintahkan acara dihentikan sementara karena waktu salat Azhar telah masuk.

Umar rela meninggalkan pekerjaan apapun bahkan menanggalkan jabatan bahkan dipecat Umar demi mengerjakan amal ibadah salah satunya salat berjamaah di masjid awal waktu.

Sebelumnya, Seorang Staf Desa Tanakaraeng di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Rusman Daeng Ngila, dilaporkan tenggelam di Paranrangan Kecamatan Parangloe, di sekitar bendungan Bili-bili Kabupaten Gowa, Sulsel pada Senin 25 Desember 2017.

Menurut Humas SAR Makassar Hamsidar yang menerima laporan bahwa korban menghilang saat memancing sendirian di atas perahu Lepa-lepa, di ujung sebelah selatan bendungan Bili-bili saat pagi, namun beberapa saat kemudian korban sudah tidak terlihat.

Pihak keluarga juga menguatkan disaat pencarian, masih terlihat sepeda motor korban terparkir di pinggir waduk serta ditemukan tas milik korban masih berada di atas perahu lepa-lepa.

“Dari pencarian sejak kemarin, korban akhirnya ditemukan pukul 08.00 WITA selanjutnya dievakuasi tim ke Runah Sakit untuk divisum didampingi keluarga, selanjutnya dimakamkan hari ini,” tambahnya.  (Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....