Kalteng Berkomitmen Turunkan Angka Perokok

0
21
ilustrasi

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID –¬†Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri menegaskan, pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota berkomitmen berupaya keras menurunkan angka perokok yang sekarang ini mencapai 24 persen atau lebih tinggi dari nasional.

Komitmen tersebut dapat dilihat dari dibuat dan diterbitkannya peraturan daerah (perda) maupun peraturan kepala daerah terkait kawasan tanpa asap rokok, kata Fahrizal di Palangka Raya, Jumat (1/6).

“Kita juga mendorong dan dalam waktu dekat ini untuk dua kabupaten akan membuat dan menerbitkan perda terkait kawasan tanpa asap rokok. Kalau itu sudah terbit, maka lengkap lah 14 Kabupaten/kota di Kalteng ini memiliki aturan kawasan tanpa asap rokok,” ucapnya.

Loading...

Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kalteng juga melaksanakan penandatangan nota kesepakatan untuk bersama-sama menurunkan angka perokok di kalangan generasi muda, khususnya pelajar.

Dia mengatakan melalui nota kesepakatan ini, nantinya Disdik dan Dinkes akan semakin menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan tempat lainnya terkait bahaya rokok bagi kesehatan maupun masa depan.

“Generasi muda ini rawan menjadi perokok aktif. Untuk itu diperlukan langkah-langkah masif dan terstruktur penyadaran terhadap dampak buruk rokok, sehingga generasi muda terhindar dari asap rokok ataupun perokok aktif,” tegas Fahrizal.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng ini menyebutkan telah ada didirikan delapan klinik di Kabupaten/kota yang bertujuan membantu perokok aktif agar dapat berhenti merokok.

Dia mengatakan berbagai langkah yang telah dan akan dilakukan Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota se-Kalteng, karena Gubernur Sugianto Sabran sangat memberikan perhatian serius terhadap bahaya rokok tersebut.

“Bapak Gubernur juga berkeinginan agar salah satu syarat menjadi Kepala Sekolah bebas dari asap rokok atau bukan perokok. Jadi, kita memang sangat berkomitmen agar angka perokok di Provinsi Kalteng bisa diturunkan bahkan tidak ada sama sekali,” demikian Fahrizal. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama