Kabar Pelaksanaan Tes CPNS Kaltara di Medsos Hoax

TARAKAN, SERUJI.CO.ID – Pemberitaan bohong atau hoax soal pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di Provinsi Kalimantan Utara mulai beredar di media sosial (medsos).

“Soal jadwal pelaksaan tes hanya sesuai jadwal yang dikeluarkan situs resmi Pemprov Kaltara, di luar itu jangan dipercaya,” kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Rabu (4/10).

Sehubungan dengan itu, Pemprov Kaltara mengajak masyarakat terutama pelamar CPNS agar tidak mudah terpengaruh dengan berita yang tak jelas sumbernya tersebut.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui siaran pers Humas Pemprov Kaltara, Rabu, menanggapi pemberitaan bohong atas tulisan soal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ia mendapatkan laporan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat bahwa belum ada rilis resmi dari panitia seleksi nasional Badan Kepegawain Negara (BKN) soal jadwal pelaksanaan SKD tersebut.

Oleh karena itu, Irianto Lambrie mengajak masyarakat tidak mempercayai setiap informasi yang bukan dikeluarkan secara resmi oleh Pemprov Kaltara agar tidak menimbulkan kegaduhan atau kegelisahan bagi peserta seleksi CPNS.

Irianto Lambrie menjelaskan, BKD Kaltara memang telah mengusulkan jadwal pelaksanaan SKD sesuai jumlah peserta kepada BKN, jumlah perangkat CAT (Computer Assisted Test) dan kebutuhan hari untuk SKD.

“Jangan mudah percaya informasi yang sumbernya bukan dari Pemprov Kaltara. Ini mengingatkan adanya beredar informasi soal pelaksanaan SKD di Medsos,” kata Gubernur Kaltara ini.

Irianto Lambrie mengakui, informasi di medsos soal pelaksanaan SKD memang sangat meyakinkan tetapi ada beberapa hal khususnya teknis yang disusun BKD setempat.

Sesuai BKD Kaltara, susunan tempat duduk peserta pada saat SKD tidak berurutan sesuai nomor peserta tetapi berdasarkan absensi.

“Siapa yang duluan absen maka dialah yang duduk paling depan,” kata dia. (Ant/SU02) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER