Harga Elpiji Bersubsidi Naik di Kendari

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Harga gas elpiji ukuran tiga kilogram mengalami kenaikkan yang bervariasi meskipun sebelumnya sempat menghilang di pasaran Kota Kendari, Sultra.

Pantauan di Kota Kendari, Selasa (10/4), tabung yang ditawarkan pedagang pengecer ke konsumen dengan harga antara Rp25.000 hingga mencapai Rp30.000 per tabung (3 kg), padahal pedagang saat membeli di agen resmi elpiji seharga Rp18.000 per tabung.

Kelangkaan gas tabung 3 kilogram itu, sangat terasa bagi masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah karena menjadi kebutuhan pokok masyarakat untuk memasak.

Salah seorang agen gas di Kota Kendari mengaku bahwa gas ukuran tiga kilogram itu sejak lima hari terakhir sudah habis, dan hingga hari ini dirinya belum mendapat pasokan dari pihak distributor.

“Seharusnya pada Senin (9/4) saya mendapat kuota tabung 3 kg sebanyak 50 buah namun hingga sore menjelang malam, tak kunjung diantarkan juga,” kata Arban.

Baca juga: Elpiji Tiga Kilogram Hilang di Pasaran Kota Kendari

Hal senada diungkapkan Ny, Nani, pedagang kebutuhan bahan pokok di Pasar Bonggoeya yang juga menjual gas tabung eceran yang dibeli dari agen penyalur.

Ia mengatakan, dirinya hanya mendapat kuota sebanyak 20 tabung gas ukuran 3 kg, padahal biasnya diberi kuota hingga 50 tabung.

“Alasannya, kuota terbatas untuk beberapa hari ini, sehingga pedagang yang menjual kembali ke konsumen juga terbatas yang diberikan,” katanya.

Menurut Nani, keterbatasan kuota gas tabung ukuran kecil itu disebabkan karena penyalur resmi juga mengaku dibatasi kuota dari pihak Pertamina.

“Kita berharap dalam beberapa hari ini stok tabung gas melon itu bisa normal kembali dengan harga sesuai yang ditetapkan pemerintah,” ujaranya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.