Harga Cabai di Singkawang Mulai Turun

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Harga cabai rawit di sejumlah pasar Kota Singkawang mulai mengalami penurunan mendekati bulan suci Ramadhan.

Kasi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Helmi Aswandi mengatakan, berdasarkan pantauannya pada Ahad (6/5) kemarin, harga cabai rawit telah mengalami penurunan.

“Pada minggu sebelumnya dijual seharga Rp55 ribu per kilogram, justru kemarin turun signifikan dikisaran Rp38 ribu – Rp40 ribu per kilogram atau sekitar 29 persen,” kata Helmi, Senin (7/6).

Menurut pengakuan para pedagang, penurunan harga pada cabai rawit disebabkan stok cabai di pasaran Singkawang melimpah.

“Hal itu disebabkan pasokan bertambah yang diakibatkan telah masuknya musim panen untuk komoditas cabai rawit di wilayah centra penghasil cabai di sekitar Kota Singkawang,” ujarnya.

Demikian pula dengan cabai merah besar, yang menurutnya juga telah mengalami penurunan harga.

“Pada minggu sebelumnya dijual seharga Rp30 ribu per kilogram, namun kemarin turun menjadi Rp25 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Sedangkan untuk komoditi lain seperti telur ayam, sampai saat ini masih stabil diharga Rp20 ribu – Rp21 ribu per kilogram.

“Artinya, belum ada perkembangan harga untuk komoditi telur,” tuturnya.

Sementara bawang putih ada penurunan sedikit, yang mana pada minggu lalu dijual dikisaran Rp25 ribu – Rp26 ribu per kilogram, namun sekarang turun menjadi Rp24 ribu per kilogram.

Untuk ayam potong, lanjutnya, masih dijual dikisaran Rp35 ribu – Rp38 ribu per kilogram. Harga ini, menurutnya masih terbilang tinggi. Demikian pula dengan harga daging sapi yang masih stabil diharga tinggi yakni Rp120 ribu per kilogram.

Biasanya, tambah dia, beberapa hari menjelang puasa, sudah ada perkembangan harga. Tapi untuk sekarang masih belum ada.

“Artinya kondisi perkembangan harga kebutuhan pokok secara umum masih tetap stabil,” jelasnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close