Gempa Berkekuatan 4,2 SR Guncang Buton

KENDARI – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), merilis bahwa hari Kamis (6/7) terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 4,2 SR mengguncang wilayah Timur laut Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.

“Hasil analisis BMKG Kendari, menunjukan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 19:54:51 Wita dengan kekuatan 4,2 SR dengan episenter pada koordinat 5.29 LS – 123.04 BT sekitar 6 KM Timur laut Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 22 KM,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia, Kamis malam.

Ia mengatakan, peta tingkat goncangan (Shakemap) BMKG menunjukan bahwa dampak gempa bumi berupa goncangan kuat dirasakan di Kecamatan Kapuntori dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI).

“Di daerah ini goncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh banyak orang,” katanya.

Hasil koordinasi hingga saat laporan ini dibuat katanya, belum ada informasi adanya kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

“Terkait dengan peristiwa gempa bumi di wilayah Kabupaten Buton ini, hingga laporan ini disusun pada pukul 21.00 WITA, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan,” katanya.

Untuk itu katanya, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa dengan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG.

“Gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Ditinjau dari kedalamannya, katanya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di Pulau Buton yang berada di Timur laut Kabupaten Buton. (IwanY)

Sumber:Antara

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.