Dua Warga China di Palu Melanggar UU Keimigrasian

0
10
deportasi
Ilustrasi deportasi

PALU, SERUJI.CO.ID – Kepala Kantor Imigrasi Palu, Suparman mengatakan dua warga Negara China yang ditangkap petugas imigrasi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah terbukti melanggar Undang-Undang Keimigrasian RI.

“Zaiming dan Qiuguan menyalahgunakan izin tinggal,” katanya di Palu, Kamis (16/11).

Ia menjelaskan kedua warga China itu masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata, tetapi ternyata justru mereka bekerja.

Saat ditangkap petugas, kata dia, keduanya sedang bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak dalam usaha sabut kelapa di Desa Labuan, Kabupaten Donggala.

Ia mengatakan segera mendeportasi kedua warga China tersebut.

“Ini merupakan dampak dari kebijakan bebas visa yang diberikan kepada sekitar 169 negera, termasuk di dalamnya China,” ujarnya.

Karena itu, jajaran imigrasi bersama-sama dengan Tim Terpadu Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang ada di semua kabupaten/kota di Provinsi Sulteng ke depan ini akan lebih mengaktifkan pengawasan di masing-masing daerah.

Menurut dia, kebijakan bebas visa harus diikuti pula dengan peningkatan pengawasan, sebab akan semakin banyak orang asing yang datang ke Indonesia.

“Nah peluang ini biasanya dimanfaatkan orang asing masuk dengan visa wisata, tetapi melakukan kegiatan bisnis dan bekerja seperti apa yang sudah terjadi selama ini,” kata dia.

Semua orang asing yang kita tangkap dalam beberapa pekan ini baik dari petugas imigrasi sendiri maupun Timpora, masuk dengan visa wisata, tetapi bekerja dan berdagang.

Dia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah mulai mengerti dan memahami dengan tugas-tugas keimigrasian.

Dari beberapa warga asing yang ditangkap petugas, berawal atas informasi dari masyarakat. Seperti dua warga China yang ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Palu di Kabupaten Donggala beberapa hari lalu, itu atas laporan dari masyarakat.

Petugas begitu mendapat informasi langsung menuju ke tempat mereka bekerja. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Kantor Imigrasi Palu dan rencananya setelah semua proses sudah rampung akan mendeportasi mereka. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...