Dinkes: Pengidap HIV di Kolaka Naik

KOLAKA, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyatakan bahwa jumlah pengidap penyakit HIV di daerahnya mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Harun Massiri yang dikonfirmasi, Selasa (10/4), membenarkan terjadinya peningkatan pengidap penyakit itu khususnya kalangan pria berdasarkan temuan tim dinas kesehatan di lapangan.

“Peningkatannya sangat tinggi dua tahun terakhir,” katanya.

Menurutnya Kabupaten Kolaka merupakan salah satu daerah yang sangat terbuka dengan jalur perlintasan penduduk keluar masuk wilayah itu sehingga rentan penyakit ini berasal dari luar Kolaka.

Hasil temuan tim dilapangan kata dia pihaknya menemukan belasan orang yang mengidap penyakit itu merupakan warga Kolaka khususnya pria yang berumur sekitar 25-45 tahun.

“Ini menyangkut privasi orang jadi kita tidak bisa menyebut daerah serta nama pengidap penyakit itu dan kita sudah melakukan penanganan berupa pengobatan termasuk konseling,” jelas Harun.

Untuk mengantisipasi penularan penyakit itu kata Harun Massiri mengajak semua pemangku kepentingan termasuk ulama dan pemuka agama melakukan sosialisasi dan penyadaran terhadap masyarakat.

“Kita mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencegah penularan penyakit itu kepada masyarakat dengan melakukan pendekatan keagamaan serta sosialisasi dampak dari penyakit menular itu,” jelas Harun Massiri. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER