Dinkes Gandeng Kemenag Sosialisasikan Vaksin MR

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua akan melibatkan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan untuk bersama-sama menyosialisasikan vaksin Measles Rubella (MR).

“Kami kerja sama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, agar saling sinkron dan ada advokasi bersama terkait vaksin,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Papua Togu Sihombing, di Jayapura, Rabu (21/3).

Kerja sama itu juga dilakukan untuk pemeriksaan vaksin, jangan sampai ada yang berpandangan haram atau berbeda dengan keyakinan warga.

“Oleh karena itu, Dinkes Papua melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia menjelaskan Kementerian Agama dilibatkan agar bisa menyosialisasikan vaksinasi MR di masjid-masjid dan gereja.

“Secara nasional, di seluruh Indonesia ada kampanye program vaksinasi MR untuk menangkal penyakit campak dan rubela di kabupaten/kota di provinsi ini,” kata Togu.

Program vaksinasi MR itu menyasar dua penyakit yakni campak dan rubella.

Secara nasional, Indonesia sudah melaksanakan program ini pada 2017 tetapi hanya di pulau Jawa dan sekitarnya.

Sedangkan khusus di kawasan Indonesia timur yakni Maluku, Kalimantan, Ambon dan Papua itu akan dilaksanakan di 2018 pada Agustus dan September mendatang.

Dia menambahkan, vaksin itu menyasar anak berusia sembilan bulan sampai berumur 19 tahun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BPK dan Bencana

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau