Dinilai Lamban, Legislator Soroti Pembangunan Gedung SD Dibakar

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Rusdiansyah menyoroti lambatnya pembangunan kembali tujuh gedung sekolah dasar (SD) di kota setempat yang dibakar pada Juli 2017.

“Anggarannya sudah ada, tinggal ‘action’ saja lagi. Kalau tak segera, kasihan anak-anak murid,” kata Rusdiansyah saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Selasa (6/2).

Saat ini proses pembangunan tujuh SDN di “Kota Cantik” itu baru memasuki tahap lelang perencanaan.

Proses pembangunan sarana pendidikan utama tersebut meleset dari keinginan Wali Kota Palangka Raya, Dr HM Riban Satia yang menargetkan proyek dapat dimulai awal 2018 sehingga selesai pada tahun ajaran baru.

Pembangunan tujuh SD tersebut sangat mendesak dilakukan mengingat berkaitan langsung dengan proses pelajar mengajar siswa.

Sampai saat ini skema pembelajaran siswa yang ruang sekolahnya terbakar ada yang masuk sore, bersekolah di tenda, bergantian ruang kelas hingga menumpang di bangunan sekolah lain.

“Untuk itu kami mendorong agar Dinas Pendidikan Kota secepatnya membangun sekolah dasar yang terbakar itu, mengingat anggarannya sudah tersedia dan disetujui,” kata politisi PKB ini.

Sebelumnya Wali Kota Palangka Raya, Riban Satia juga mengakui pelaksanaan pembangunan tujuh SD tersebut meleset dari keinginan sebelumnya yang mana diharapkan dapat dibangun awal 2018 dan selesai pada tahun ajaran baru.

“Awalnya saya meminta dinas menyediakan alternatif tiga atau empat rancangan gambar bangunan sekolah tersebut. Karena Dinas Pendidikan tak punya tenaga ahli maka harusnya meminta kepada Dinas Bina Marga secara resmi. Tapi ini yang tidak dilakukan,” katanya.

Wali kota dua periode ini pun meminta instansi terkait segera menyelesaikan proses lelang agar pembangunan tujuh SD tersebut cepat dilaksanakan.

Kejadian pembakaran SD Di Palangka Raya itu yakni pada Selasa (4/7/17) SDN 1 Palangka dan SD Negeri 4 Menteng di Jalan Thamrin, Jumat (21/7/17) pukul 13.00 WIB disusul SD Negeri 4 Langkai di jalan Ais Nasution Jumat (21/7/17) pukul 15.00 WIB.

Kemudian di SD Negeri 1 Langkai, terjadi pada Sabtu (22/7) pukul 02.00 WIB dan SD Negeri 5 Langkai di jalan Wahidin Soedirohusodo, Sabtu (22/7) pukul 03.00 WIB.

Tiga kebakaran terakhir terjadi di SDN 8 Palangka Raya pada Sabtu (29/7) sekitar pukul 18.10 WIB dan pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di SDN 1 Menteng Palangka Raya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam