Diduga Kelebihan Minum Miras, Seorang Pria Tewas di Tepi Jalan

SORONG, SERUJI.CO.ID -Seorang pria bernisial YK (35) ditemukan tewas oleh warga di pinggir jalan kilometer 18 Sorong karena diduga kelebihan konsumsi minuma keras.

Menurut Kapolres Sorong AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna di Sorong, Rabu (28/3) bahwa korban ditemukan tergeletak tidak bernyawa di tepi jalan sorong- klamono km 18 Kabupaten Sorong pada Selasa (27/2) dan langsung melaporkan kepolisian.

Dia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga lihatnya langsung mendatangi TKP dan melakukan identifikasi terhadap jasad korban dan meminta keterangan warga setempat.

Sebelum ditemukan tewas, kata Kapolres, warga sekitar sempat melihat korban melintas di jalan dengan kondisi seperti orang yang sedang konsumsi minuman keras.

Tim identifikasi Polres Sorong membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sorong Sele Be Solu gila dilakukan visum namun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan kepolisian korban diduga mengkonsumsi minuman keras berlebihan karena saat ditemukan sudah tak bernyawa mulut korban masih berbau alkohol.

Keluarga korban pun menolak untuk melakukan autopsi guna mengetahui pasti kematian korban. Pihak keluarga menerima kematian korban.

Karena itu, kata dia, pihak kepolisian tidak dapat menyimpulkan penyebab kematian korban yang sebenarnya karena tidak ada bukti autopsi.

“Namun dari keterangan seksi warga setempat, hasil olah TKP dan visum dokter diduga kuat korban meninggal dunia karena kelebihan mengkonsumsi minuman keras,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER