Cegah Rabies, Distan Singkawang Vaksin 2.500 Anjing

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Singkawang Ir Yusnita mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies di Singkawang, pihaknya telah melakukan vaksinasi terhadap anjing liar maupun peliharaan masyarakat.

“Secara keseluruhan ada sebanyak 2.500 ekor anjing dan kucing yang divaksin di Kota Singkawang pada tahun 2017,” kata Yusnita, di Singkawang, Senin (26/3).

Pihaknya telah mengirimkan otak anjing yang sudah menggigit orang untuk dilakukan tes laboratorium.

Baca juga: Dinkes: 17 Kasus Gigitan Anjing di Singkawang

Dia pun meminta kepada masyarakat Singkawang khususnya yang punya anjing agar segera minta divaksin ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Singkawang atau ke dokter hewan melalui nomor HP 081345457609 (dr Rosa) atau dr Widya nomor HP 085654838991.

“Jadi kalau ada anjing yang belum divaksin, pemiliknya bisa menghubungi ke nomor tersebut, dan kami juga sudah punya puskeswan di Jl Latsitarda (depan kantor camat selatan yang lama),” katanya pula.

Dalam mengantisipasi penyebaran rabies di Kota Singkawang, pihaknya pun telah melatih sebanyak 8 orang tenaga vaksinasi yang berasal dari 4 orang personel polisi dan 4 orang dari Karang Taruna.

“Delapan orang ini kami latih bersama-sama untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkot Singkawang untuk mengantisipasi penyebaran rabies sudah dilakukan secara maksimal.

Kepala Satpol PP Singkawang Juandi meminta kepada masyarakat untuk mau melaporkan kepada dinas terkait mengenai keberadaan anjing liar.

“Kalau anjing yang dipelihara kemungkinan besar semuanya sudah divaksin, tapi bagaimana dengan anjing yang liar,” katanya lagi.

Pihaknya sangat mengharapkan partisipasi masyarakat Singkawang untuk mau melaporkan apabila menemukan keberadaan anjing liar tersebut untuk dilakukan vaksinasi.

Dia juga mengharapkan kepada dinas terkait segera menggalakkan sosialisasi mengenai bahaya rabies kepada masyarakat Singkawang.

“Galakkan sosialisasi ke masyarakat mengenai bahaya rabies seperti apa,” ujarnya pula. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close