Cegah Politisasi Agama, Wagub Gorontalo Minta Kemenag Netral dalam Pilkada

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dapat menjaga netralitas selama tahapan pilkada 2018.

Menurutnya, netralitas penting untuk mencegah terjadinya politisasi agama dan beredarnya berita-berita bohong atau hoax yang menyinggung sentimen agama.

“Aparatur Kemenag harus terus memberikan pelayanan terbaik di bidang keagamaan kepada seluruh umat beragama. Dalam kebijakan dan pelayanannya itu, Kemenag harus bersikap netral,” katanya di Gorontalo, Rabu.

Ia menjelaskan urusan keagamaan merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun dalam pelaksanaan program keagamaan di daerah, Kemenag harus membangun koordinasi dan sinergitas dengan pemerintah daerah provinsi serta kabupaten dan kota.

Oleh karena itu Idris berharap, momentum pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dapat dijadikan sarana evaluasi pelaksanaan program tahun 2017 serta merumuskan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program kerja di tahun 2018.

“Meski selama ini koordinasi dan sinergitas Kemenag dengan Pemprov Gorontalo dan stakeholder sudah berjalan baik, namun kita harus mengevaluasi sejauh mana pelayanan dan program Kemenag sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itulah salah satu hal yang perlu dibahas dalam rakerwil,” katanya.

Sebelumnya, Wagub membuka rapat kerja wilayah (rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di aula Asrama Haji Gorontalo, Selasa (27/2).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo Rusman Langke mengutarakan, rakerwil yang akan berlangsung selama tiga hari dari 27 Februari hingga 1 Maret 2018, mengangkat tema nasional yaitu “melayani dengan ikhlas, wujudkan integritas”.

“Tema ini kami angkat sebagai ikhtiar dalam mewujudkan aparatur Kemenag Provinsi Gorontalo, yang selalu bekerja dengan ikhlas melayani masyarakat dengan penuh integritas,” tambahnya.

Dalam Rakerwil, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam menyaksikan penandatangan kerja sama antara Kemenag Provinsi Gorontalo dengan Bank Rakyat Indonesia, serta meluncurkan transaksi non tunai di Kemenag Provinsi Gorontalo. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Muru’ah

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?