Bupati Perintahkan Disperindag Pantau Distribusi Elpiji

KOLAKA, SERUJI.CO.ID – Penjabat Bupati Kolaka, Masmuddin, memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustiran setempat guna melakukan pemantauan ke pangkalan dan distribusi gas subsidi.

Selain Disperindag, Bupati juga akan memanggil dan meminta penjelasan Pertamina terkait kelangkaan gas bersubsidi di Kabupaten Kolaka selama beberapa bulan lalu.

“Kita sudah memerintahkan dinas terkait untuk melakukan pemantauan gas bersubsidi di pangkalan dan distributor,” kata Masmuddin di Kolaka, Senin (21/5).

Menurut Masmuddin tidak menginginkan kondisi seperti ini berlarut-larut mengingat saat ini semua umat Islam melaksanakan ibadah puasa dan lebaran Idul Fitri 1439 H.

Sebagai pemerintah kata Masmuddin pihaknya akan terus melakukan kordinasi dengan Pertamina terkait tingginya harga yang melampaui harga eceran tertinggi.

“Kami meminta semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama melakukan pemantauan terkait kondisi kelangkaan dan mahalnya harga gas subsidi,” ungkapnya.

Diketahui harga gas subsidi ukuran tiga kilo di Kabupaten Kolaka mengalami kenaikan dari harga Rp22.000 menjadi Rp35.000 per tabung di tingkat pengecer. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.