close

Bulog Sulteng Kesulitan Beli Beras Petani

PALU, SERUJI.CO.ID – Bulog Sulawesi Tengah masih kesulitan membeli beras petani di daerah itu karena harga di tingkat produsen rata-rata di atas harga pembelian pemerintah.

Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog Sulteng Bahar Haruna di Palu, Senin (30/4), mengatakan bahwa pihaknya hingga kini baru menyerap beras petani sekitar 3.000 ton.

Pada musim panen (MP) 2018, Bulog Sulteng ditargetkan pusat membeli beras petanai sebanyak 50.000 ton.

Melihat realisasi pembelian yang masih terbilang sangat kecil itu, menurut dia, kemungkinan besar target sulit terealisasi 100 persen.


“Ya, itu kalau dilihat dari realisasi sampai dengan akhir April 2018 baru sekitar 3.000 ton dari target 50.000 ton,” katanya.

Meskipun demikian, Bulog terus berusaha melakukan pembelian dengan turun ke sentra-sentra produksi membeli beras petani sesuai dengan standar harga pembelian yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Memang yang menyebabkan masih kecilnya realisasi pengadaan beras di Sulteng selama 4 bulan terakhir ini dikarenakan harga beras di tingkat petani masih tinggi.

Di samping itu, kata dia, banyak pedagang dari luar daerah yang sekarang ini gencar membeli beras petani di Sulteng untuk mereka bawa ke daerahnya.

Ia menyebutkan rata-rata mereka membeli di atas harga pembelian pemerintah (HPP). Pedagang membeli beras petani sebesar Rp8.000-an/kg. HPP beras ditetapkan pemerintah Rp7.300/kg.

Bulog Sulteng membeli beras petani sesuai dengan HPP yang ditetapkan oleh Pemerintah. Padahal, saat ini sedang berlangsung panen raya di sejumlah daerah di Provinsi Sulteng.

Bulog Sulteng sangat berharap saat panen ini bisa menyerap beras petani dalam jumlah besar tetapi terkendala tingginya harga pembelian oleh para pedagang dari Gorontalo dan Manado. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama