Bulog: Stok Beras Gorontalo Aman

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Bulog Sub Divisi Regional (Sub Divre) Gorontalo menjamin ketersediaan beras di Provinsi Gorontalo saat Ramadhan 1439 Hijriyah.

Wakil Kepala Bulog Sub Divre Gorontalo Noldi Ramayadi, Jumat (11/5), mengatakan, saat ini ketersediaan pangan khususnya beras di Bulog Sub Divre Gorontalo masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bahkan stok beras yang ada itu bisa mencukupi untuk lima bulan ke depan. Apalagi dengan adanya rencana pasokan dari Surabaya dan Sulawesi Selatan (Sulsel),” kata Noldi usai pertemuan Forum Dewan Ketahanan Pangan tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2018.

Selain memiliki stok beras yang cukup, pihaknya juga menjamin stok komoditas lainnya, seperti gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu.

“Jadi, kami sudah siap dengan stok komoditas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan dan juga pada saat Idul Fitri mendatang,” ujar Noldi.

Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat untuk tak perlu khawatir tentang ketersediaan beras.

Noldi mengungkapkan, guna mengantisipasi terjadi kenaikan harga komoditas saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1439 H, pihaknya nantinya akan melakukan operasi pasar.

“Jika ada kenaikan harga komoditas, kami sudah merencanakan operasi pasar dan itu sudah disiapkan. Bahkan dari bulan April 2018 kemarin, kami dengan Satgas Pangan sudah melakukan operasi pasar,” ungkap Noldi.

Selain melakukan operasi pasar, pihaknya juga akan melakukan gerakan Stabilitasi Harga Pangan (SHP).

“Ada gerakan SHP pasar murah, di situ kami menjual beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu, kata Noldi.

Menurutnya, operasi pasar dan gerakan SHP melalui pelaksanaan pasar murah merupakan salah satu langkah konkret untuk menstabilkan harga komoditas maupun bahan pangan di tingkat pasar.

“Kami melihat untuk harga kebutuhan pokok, terutama beras dan gula pasir, itu masih stabil di tingkat pasar untuk wilayah Provinsi Gorontalo,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi