BMKG: Waspada Pasang Air Laut Warga Pesisir


KENDARI, SERUJI.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan peringatakan bagi warga yang berada di wilayah pesisir untuk mewaspadai fenomena alam yakni gelombang pasang yang diperkirakan akan naik.

Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Adi Istiyono, yang mengirimkan rilis diterima di Kendari, Jumat (26/1) mengatakan, masyarakat pesisir di Sultra waspadai fenomena pasang maksimum pada tanggal 30 Januari – 1 Februari 2018 di seluruh wilayah pesisir yang dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan daerah pesisir.

“Sekali lagi diimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan pembaharuan informasi yang dikeluarkan BMKG melalui situs yang ada. call center 021-6546315/18 atau http://www.bmkg.go.id, follow twitter @infoBMKG atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat,” ujaranya.

Sementara prakiraan cuaca di wilayah Sulawesi Tenggara, pagi hari berpotensi hujan ringan di wilayah Tirawuta Kolaka Timur, Wanggudu Konawe Utara, Unaaha Konawe dan Andoolo Konawe Selatan.

Di siang dan sore hari, juga berpotensi hujan lokal di wilayah Langara Kabupaten Konawe selatan dan Kota Kendari.

“Khusus di malam hari, juga berpotensi kembali hujan ringan di wilayah Langara Konawe Selatan, Batauga Buton Selatan, Wangi wangi Wakatobi, Pasarwajo Buton, dan Kota Kendari,” ujar Adi.

Dan dini hari, berpotensi hujan sedang di wilayah Tirawuta, Wanggudu, Unaaha dan Andoolo dan hujan ringan di wilayah Langara, Batauga, Wangi Wangi, Rumbia Bombana, Pasar Wajo, Lasusua Kolaka Utara, Kolaka, Kendari, dan Kota Baubau.

Suhu udara berkisar 24 – 33 derajat celcius dengan kelembaban udara antara 65 – 95 persen dengan kecepatan angin bertiup dari barat laut ke timur laut /2 – 20 km/jam. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close