Berhasil Pecahkan Rekor, MURI: Peserta Khataman Al-Qur’an Massal Luar Biasa

1
85
Khataman Al-Quran di Masjid Mujahidin Pontianak
Khataman Al-Quran di Masjid Mujahidin Pontianak, Sabtu, 14/10/2017. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Khataman Al-Qur’an dan pembuatan pokok telok yang dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Sabtu (14/10), telah pecahkan atau mencatat rekor MURI.

Manager MURI (Museum Rekor Indonesia) Andre Purwardono menyatakan, peserta khataman Al Quran secara massal mulai tingkat SD-SMA/sederajat di Kota Pontianak, sangat luar biasa.

“Luar biasa, kata itu pantas disematkan untuk Kota Pontianak yang berhasil memecahkan rekor khataman Al Quran terbanyak yakni 27.649 peserta yang membludak memenuhi Masjid Raya Mujahidin hingga di halaman,” kata Andre Purwardono di Pontianak, Sabtu (14/10).

Ia menjelaskan, tidak hanya itu, pembuatan pokok telok juga turut memecahkan rekor dengan mencatat sebanyak 2.369 pokok telok.

“Kegiatan ini memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat oleh Kabupaten Musi Rawas sebanyak 12.500 peserta, dan rekor lainnya yang juga dipecahkan Pontianak adalah pokok telok dengan jumlah total sebanyak 2.369 pokok telok. Jumlah tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 2.025 pokok telok,” ungkapnya. Ia berharap dengan adanya kegiatan itu, bisa membuat Kota Pontianak semakin berkah, aman dan tentram.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, khataman Al-Qur’an massal itu digelar dalam rangka Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-246, yang pesertanya melibatkan 27 ribu lebih pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat.

“Kami mau lihat program Pemkot Pontianak yakni siswa tamat SMP harus sudah khatam Al Quran dan itu berjalan baik, sehingga program ini dikatakan sukses,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan khataman ini juga sebagai pendidikan karakter anak di mana harus dimulai dengan ajaran agama untuk memperkuat pendidikan karakter anak.

“Dan untuk memperkuat pemahaman ajaran agama, mereka harus memahami isi kandungan kitab suci agamanya masing-masing, termasuk salah satunya Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam,” katanya.

Sementara itu, Fitra Al Hadi (13), salah satu peserta khataman Al-Qur’an, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini bersama teman-teman sekolahnya.

“Saya sudah setahun belajar mengaji dengan guru ngaji, dan alhamdulillah sudah bisa khatam Al-Qur’an,” katanya. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...