Berhasil Pecahkan Rekor, MURI: Peserta Khataman Al-Qur’an Massal Luar Biasa

1
159
Khataman Al-Quran di Masjid Mujahidin Pontianak
Khataman Al-Quran di Masjid Mujahidin Pontianak, Sabtu, 14/10/2017. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Khataman Al-Qur’an dan pembuatan pokok telok yang dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Sabtu (14/10), telah pecahkan atau mencatat rekor MURI.

Manager MURI (Museum Rekor Indonesia) Andre Purwardono menyatakan, peserta khataman Al Quran secara massal mulai tingkat SD-SMA/sederajat di Kota Pontianak, sangat luar biasa.

“Luar biasa, kata itu pantas disematkan untuk Kota Pontianak yang berhasil memecahkan rekor khataman Al Quran terbanyak yakni 27.649 peserta yang membludak memenuhi Masjid Raya Mujahidin hingga di halaman,” kata Andre Purwardono di Pontianak, Sabtu (14/10).

Ia menjelaskan, tidak hanya itu, pembuatan pokok telok juga turut memecahkan rekor dengan mencatat sebanyak 2.369 pokok telok.

“Kegiatan ini memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat oleh Kabupaten Musi Rawas sebanyak 12.500 peserta, dan rekor lainnya yang juga dipecahkan Pontianak adalah pokok telok dengan jumlah total sebanyak 2.369 pokok telok. Jumlah tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 2.025 pokok telok,” ungkapnya. Ia berharap dengan adanya kegiatan itu, bisa membuat Kota Pontianak semakin berkah, aman dan tentram.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, khataman Al-Qur’an massal itu digelar dalam rangka Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-246, yang pesertanya melibatkan 27 ribu lebih pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat.

“Kami mau lihat program Pemkot Pontianak yakni siswa tamat SMP harus sudah khatam Al Quran dan itu berjalan baik, sehingga program ini dikatakan sukses,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan khataman ini juga sebagai pendidikan karakter anak di mana harus dimulai dengan ajaran agama untuk memperkuat pendidikan karakter anak.

“Dan untuk memperkuat pemahaman ajaran agama, mereka harus memahami isi kandungan kitab suci agamanya masing-masing, termasuk salah satunya Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam,” katanya.

Sementara itu, Fitra Al Hadi (13), salah satu peserta khataman Al-Qur’an, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini bersama teman-teman sekolahnya.

“Saya sudah setahun belajar mengaji dengan guru ngaji, dan alhamdulillah sudah bisa khatam Al-Qur’an,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman: Jika Tangkap Teroris Cepat, Tentu Polisi Juga Bisa Cepat Tangkap Akun Penyebar Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said berencana akan melaporkan pihak-pihak yang memfitnah dirinya dan calon Wakil Gubernur...
Ida Fauziyah

Ida Fauziyah: Fitnah Dilakukan Secara Sistematis dan Terencana Lewat Sosial Media

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menilai fitnah melalui media sosial terhadap dirinya dan calon Gubernur Sudirman Said dilakukan secara sistematis...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman Ungkap Keterlibatan Petinggi Partai Pengusung Ganjar Terkait Video Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyebut adanya oknum petinggi partai pengusung petahana yang diduga berada di belakang beredarnya video fitnah di...

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...