BBPOM Manado: Dinkes Akan Sertifikasi Perusahan Pangan

0
13
mie berformalin

MANADO, SERUJI.CO.ID – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara mengatakan Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di provinsi itu akan melakukan sertifikasi perusahaan pangan setelah ditemukan mi mengandung boraks.

“Akan disertifikasi pangan industri rumah tangga, kemudian kita kasih izin,” kata Kepala BBPOM Manado Rustyawati di Manado, Senin (4/6).

Setelah disertifikasi dan diberikan izin, perusahaan harus berkomitmen tidak akan mencampurkan bahan berbahaya seperti boraks dalam produk pangannya.

Loading...

“Kita akan pantau, bina, dan diawasi. Jadi ada tim terpadu yang akan terus melakukan pengawasan produk pangan yang telah disertifikasi,” ujarnya.

Rustyawati mengatakan tidak ada pengawasan yang dilakukan oleh pelaku usaha selain BBPOM.

Alasannya, katanya, bisa saja saat uji ke institusi selain BBPOM, sampel yang dibawa baik atau bagus sehingga hasilnya pasti negatif.

Dia mengatakan sanksi terberat apabila mencampurkan bahan berbahaya dalam produk pangan adalah lima tahun penjara.

“Penghentian produksi sampai ada pembenahan menunggu surat Wali Kota Manado, kemudian dinas kesehatan akan menata ulang dengan sertifikasi produk pangan industri rumah tangga,” katanya.

Belum lama ini, BBPOM Manado bersama dengan instansi terkait lainnya kembali menemukan mi yang diduga dicampur bahan berbahaya jenis boraks yang diproduksi pelaku usaha. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama