Balai Konservasi Lepas Empat Orangutan ke Alam Liar

0
44
Orangutan (foto:istimewa)

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Yayasan BOS bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah dan USAID Lestari kembali melepasliarkan empat orangutan ke alam liar Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya Kabupaten Katingan, Selasa (3/4).

Dilepasliarkannya keempat orangutan tersebut setelah menjalani proses rehabilitasi dan telah memiliki keterampilan serta perilaku yang memenuhi syarat hidup mandiri di hutan, kata CEO Yayasan BOS Jamartin Sihite, Palangka Raya.

“Setelah dilepasliarkan, keempat orangutan akan dipantau penuh setiap hari selama dua bulan. Dan setelahnya pemantauan dilakukan dua jam per hari selama setahun,” tambahnya.

Keempat orangutan yang dilepasliarkan ke alam liar itu terdiri dari satu jantan bernama Meong umur 13 tahun, dan tiga betina bernama Hayley umur 13 tahun, Nabima umur 18 tahun dan Tari umur 5 tahun.

Jamartin mengaku sampai saat ini Yayasan BOS masih menerima bayi-bayi orangutan yang ditangkap dan dipelihara manusia. Sejak Januari 2018 pihaknya ada menerima empat orangutan baru, dan sekarang ini ada sekitar 600 orangutan direhabilitasi di Samboja Lestari maupun Nyaru Menteng.

“Kami sangat menghargai semua laporan dan temuan dari masyarakat, namun ini juga berarti masih banyak orang tidak menganggap serius konsekuensi hukum akibat memelihara orangutan,” ucapnya.

Menurut CEO Yayasan BOS ini, fakta hingga saat ini masih marak penebangan ilegal di berbagai wilayah hutan, termasuk yang dilindungi. Ini merupakan kondisi yang harus segera diperbaiki dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya Pemerintah.

Dia mengatakan reforestasi memang dapat memperbaiki hutan-hutan yang rusak, namun itu butuh waktu yang sangat panjang. Sementara kerusakan lingkungan telah mencapai titik yang mengkhawatirkan.

“Kami menegaskan perlunya penegakan hukum yang jelas dan tegas untuk mengubah persepsi masyarakat. Menjelang Hari Bumi yang kita peringati setiap tahun di bulan April, mari kita bersama-sama mulai peduli dan merawat bumi tempat kita semua tinggal,” demikian Jamartin. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...