Balai Karantina Gorontalo Musnahkan Ribuan Daging Tikus

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo memusnahkan media pembawa hama penyakit karantina (HPHK) berupa 1.120 ekor daging tikus beku asal Pagimana, Sulawesi Tengah, dan masuk melalui Pelabuhan Laut Kota Gorontalo.

Kepala Seksi Karantina Hewan, Titin Qomariyah di Gorontalo, Rabu (4/4), usai pemusnahan dengan cara dibakar tersebut mengatakan daging tikus ekor putih yang ditahan sejak 22 Maret 2018 lalu, dimusnahkan karena pemiliknya tidak dapat menunjukkan sertifikat sanitasi produk hewan dari daerah asal saat diperiksa petugas karantina.

“Daging tikus yang akan dibawa menuju Sulawesi Utara ini baru dimusnahkan karena harus melewati berbagai prosedur,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa saat dilakukan pemusnahan, pihaknya harus menghadirkan saksi-saksi, yaitu pejabat petugas fungsional yang melakukan pemusnahan dan juga pihak Kepolisian, Korwas PPNS serta instansi terkait di sekitar pelabuhan.

BACA JUGA:  Gubernur Sulsel dan KPK Tinjau Stadion Barombong dan GOR Mattoanging

Ia menjelaskan bahwa tikus dapat berperan sebagai inang alami penyebab penyakit, seperti leptospirosis, salmomellosis dan penyakit pes yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Namun Titin meminta masyarakat agar tetap tenang dengan ditemukannya daging tikus itu, karena pihaknya menjamin tidak ada penyebaran daging tersebut di Gorontalo.

Ribuan daging tikus tersebut ungkap Titin hanya transit di Gorontalo dan akan dibawa menuju Sulawesi Utara.

“Pada pemusnahan hari ini juga, kita memusnahkan ayam dan burung yang tidak memiliki dokumen kesehatan karantina dari daerah asal yaitu Sulawesi Tengah,” ucapnya lagi.

Selain tidak memiliki dokumen, ayam dan burung ini juga tidak dilaporkan kepada petugas karantina, oleh karena itu dilakukan penahanan hingga pemusnahan. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi