Ambon Diguncang Gempa 4 Kali Berturut-Turut

AMBON, SERUJI.CO.ID – Gempa bumi tektonik beruntun menguncang Kota dan Pulau Ambon, Provinsi Maluku, Selasa (31/10) malam membuat warga panik dan berhamburan keluar dari rumah maupun bangunan bertingkat untuk menyelamatkan diri.

Gempa pertama berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 20:31:41 WIT dengan lokasi 50 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Pusat gempa yakni pada 3.79 Lintang Selatan (LS) dan 127.76 Bujur Timur (BT).

Gempa kedua terjadi tiga menit kemudian yakni pada pukul 20:34:42 WIT dengan kekuatan 5,6 SR dengan lokasi 47 Kilometer Barat Daya Pulau Ambon pada kedalaman 40 kilometer dibawah permukaan laut. Pusat gempa yakni pada 3.76 LS dan 127.78 BT.

Sedangkan gempa ketiga dengan skala lebih besar yakni 6,2 SR menguncang Pulau Ambon pukul 20:50:50 WIT dengan kedalaman 10 kilometer dibawan permukaan laut dengan lokasi 38 kilometer Barat Daya Pulau Ambon. Posisi gempa 3.69 LS dan 127.85 BT.

Gempa ke empat dengan kekuatan lebih kecil yakni 5,2 SR terjadi pukul 20:59:43 WIT dengan kedalaman 17 KM dibawah permukaan laut dan 47 Km Barat Daya Pulau Ambon dan berada pada posisi 3.78 LS dan 127.8 BT.

Akibat gempa beruntun tersebut warga yang berada di rumah masing-masing berlarian keluar rumah karena khawatir tertimpa bangunan rumah yang roboh.

Begitu juga dengan aparatur sipil negara (ASN) yang sedang bekerja lembur di kantor Gubernur Maluku, panik dan lari berhamburan keluar dari bangunan berlantai tujuh tersebut, karena gempa yang dirasakan sangat kuat membuat bangunan kantor tersebut bergoyang.

Sejumlah wisatawan mancanegara maupun nusantara yang sementara menginap pada sejumlah hotel berbintang maupun melati di pusat Kota Ambon juga berlarian keluar untuk menghindari terjadinya hal-hal tidak diinginkan akibat bencana alam tersebut.

“Kami benar-benar kaget dan panik. Awalnya tidak terlalu merasakan gempa, tetapi goncangan secara tiba-tiba selain membuat bangunan kantor Gubernur bergoyang, meja serta peralatan kantor lainnya ikut bergetar dan jatuh,” kata Ny. Muna, salah satu staf di Biro keuangan Setda Maluku.

Hingga berita ini diturunkan, banyak warga masih terlihat berada di jalan maupun lokasi yang luas karena masih takut terjadi gempa susulan serta kemungkinan lain yang dapat menimbulkan korban jiwa. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Islam Nusantara

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

Sambut Teknologi 5G, TelkomGroup Akuisisi 2.100 Menara Indosat Senilai Rp4,4 Triliun

Pengambilalihan kepemilikan menara telekomunikasi Indosat Ooredoo ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup melalui Mitratel untuk menjadi "dominant player" di industri menara di Indonesia.

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi