161 Masjid di Makassar Dapat Bantuan Dana Hibah dari Pemprov

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 161 unit masjid di Makassar tahun ini akan diusulkan mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Masjid-masjid yang akan mendapatkan bantuan sudah dilakukan verifikasi dan nantinya dilaporkan kepada bidang keuangan setelah didisposisi Wali Kota, selanjutnya dianggarkan sesuai proposal yang diajukan,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar Aswis Badwi, Ahad (11/3).

Untuk bantuan akan diberikan, sebut dia, antara Rp25 juta hingga Rp100 juta, tergantung kondisi masjid setelah dilakukan verifikasi faktual atau pemantauan kondisi lapangan oleh tim dan memenuhi persyaratan administrasi.

Pengajuan dalam mendapatkan dana hibah tersebut, lanjutnya, harus jelas pengurus masjidnya, keterangan berdomisili dari kelurahan setempat, memiliki buku tabungan serta status tanah jelas seperti diwakafkan atau dimiliki pengurus masjid atas nama masjid itu.

Setelah memenuhi syarat, pengurus masjid yang menerima bantuan harus aktif mengurus pencairan dana hibah agar proses pemberian bantuan pembanguan dan pembenahan masjid dari Pemkot Makassar bisa diselesaikan secepatnya.

“Bantuan ada sekitar miliaran, tapi tidak sampai Rp10 miliar, karena tahun ini lebih sedikit dari tahun lalu sebanyak 163 masjid yang diberikan bantuan dana hibah,” paparnya.

Menurutnya, pemberian bantuan dana hibah untuk kegiatan keagamaan sudah dimasukkan dalam nomenklatur pengadaan dana bagi prasarana ibadah keagamaan, tidak sama masjid tapi sarana rumah ibadah lainnya.

Dana hibah tersebut memang diperuntukkan untuk bantuan pembangunan dan rehab rumah ibadah namun sebelumnya telah disurvei tim Pemkot Makassar, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Dana hibah ini memang sudah disiapkan setiap tahun, proposal yang dimasukkan pengurus masjid juga sudah diverifikasi mana layak atau tidak setelah disurvei. Ini sesuai dengan program pemerintah turut membantu perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana rumah ibadah,” tambahnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER