14 Kabupaten di NTT Dilanda Kekeringan Akibat Fenomena El Nino

0
44
musim kering
Kekeringan yang terjadi di salah satu Kabupaten Sumba Timur NTT (Foto: Habibudin/SERUJI)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur, Tini Thadeus mengatakan sebanyak 14 dari 22 kabupaten/kota di provinsi itu dilaporkan dilanda bencana kekeringan akibat peningkatan suhu air laut yang dipicu anomali cuaca El Nino.

Ke-14 daerah yang dilanda bencana kekeringan yakni kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Belu, Lembata, Flores Timur, Sikka, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya (SBD), Rote Ndao dan Sabu Raijua,” katanya di Kupang, Kamis (12/10).

Adanya bencana kekeringan ini diketahui dari laporan 14 kabupaten/kota melalui keputusan bupati/wali kota, sehingga perlu ada tindaklanjut berupa tindakan tanggap darurat dan penanganan dan pemulihan kembali baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk tanggap darurat, warga akan dibantu dengan air bersih pada titik bak penampung yang telah dibangun pemerintah daerah sebelumnya.

“Tindakan tanggap darurat ini telah dianggarkan dalam APBD setempat, sehingga sekarang posisi droping-droping air kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih,” katanya.

Sedangkan tiga kabupaten, pemerintah daerah setempat sudah melakukan antisipasi dengan anggaran di APBD masing-masing di tahun 2017, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Sumba Barat.

Bukan cuma itu, menurut dia pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kondisi tersebut. Semua permintaan itu lagi diverifikasi oleh BNPB di Jakarta. Semua sudah diusulkan dalam bentuk proposal dan pernyataan bencana ke BNPB.

Menurutnya, Gubernur Frans Lebu Raya sudah mengimbau para bupati dan Wali Kota Kupang untuk memantau kondisi ini. Kemudian, bekerja sama dan koordinasi di tingkat daerah untuk bisa membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.

“Ada kabupaten/kota yang sudah koordinasi dengan Kapolres setempat agar bisa menyalurkan bantuan air bersih. Di samping itu, daerah juga membantu masyarakat lewat tanki-tanki yang sudah dibagi oleh pemerintah pusat di 18 kabupaten. Tanki itu berfungsi untuk mendroping air pada saat musim kering seperti sekarang ini,” tuturnya.

Sementara itu kata dia, ada empat kabupaten yang belum mendapat bantuan tanki yakni Kabupaten yakni Manggarai Timur, Sumba Tengah, Malaka dan Alor.

1
2
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...