Video Bunuh Diri Live di Medsos, Kominfo: Stop! Jangan Disebarkan!

0
194
gantung diri
Gantung diri (ilustrasi)

JAKARTA, Seruji News – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan video rekaman aksi orang bunuh diri. Video yang sedang viral ini berisi orang melakukan siaran gantung diri hingga tewas di akun Facebook Live pribadinya.

“Mengimbau bagi siapa saja yang memiliki video tragedi kejadian bunuh diri ini, untuk tidak menyebarkan dan segera men-take down lewat apapun, internet, juga media sosial,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangarepan, dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (17/3/2017) malam.

Menurut Semuel, menyebarluaskan video gantung diri tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Tragedi seperti ini tidak untuk dipertontonkan,” kata Semuel. “Selain melanggar nilai kemanusiaan dan juga melanggar UU ITE, pasal 28,” lanjut dia.

Sebelumnya, beredar di dunia maya video siaran langsung bunuh diri di Facebook seorang laki-laki berinisial PI, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang live dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut pantauan dari sumber SERUJI, Jumat (17/3/2017), video berdurasi 1 jam 44 menit itu pun masih bisa disaksikan hingga sekitar pukul 20.30 WIB. Video tersebut sempat ditonton oleh masyarakat sebanyak 105 ribu kali.

Namun beberapa menit kemudian, video dengan konten tak pantas tersebut sudah menghilang dari akun Facebook. Besar kemungkinan pihak Facebook telah mendapat aduan (report) dari masyarakat. Melihat konten yang tak pantas di dalamnya, pihak Facebook langsung mengambil langkah cepat untuk menghapusnya.

Namun sangat disayangkan, video yang sama telah beredar di medsos lainnya, diduga video tersebut sudah diunduh pihak lain dan mengunggahnya kembali di medsos lainnya.

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
anggota DPR kaya raya

Fahri: Bambang Soesatyo Sudah Kaya Sejak Lama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejak dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggantikan Setya Novanto, nama Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan publik. Foto-foto gaya...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...