Transjakarta Luncurkan Bus Desain Khusus

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menghadirkan sejumlah bus dengan desain khusus bergambar macam-macam jenis satwa.

“Dengan memasang gambar satwa di bus Transjakarta, kami ingin membantu memasarkan lokasi-lokasi wisata yang ada di Kota Jakarta,” kata Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta, Jumat (6/4).

Menurut dia, bus dengan gambar satwa itu terinspirasi dari model transportasi umum yang melayani kegiatan wisata di tempat-tempat hiburan yang ada di luar negeri. Ornamen pada angkutan publik dinilai dapat meningkatkan nilai-nilai interaksi.

Saat ini, sambung dia, bus-bus Transjakarta bergambar satwa saat tersebut hanya melayani dua lokasi wisata, antara lain Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan dan Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara.

“Rencananya, bus bergambar satwa itu akan melayani lokasi wisata lainnya, yakni kawasan Kota Tua, seiring dengan berjalannya program penataan. Untuk tahap awal, ada 10 unit Bus Transjakarta yang didesain dengan gambar satwa,” ujar Budi.

Dia menuturkan bus Transjakarta bergambar satwa itu akan melengkapi inovasi yang telah dilakukan oleh PT Transjakarta. Sebelumnya, beberapa unit bus sudah didesain dengan nuansa klasik (vintage) dan nuansa bertema Asian Games.

“Kami optimistis bus-bus Transjakarta bergambar satwa itu akan meningkatkan suasana hiburan bagi para penumpang, sekaligus juga menambah kemeriahan dan daya tarik lokasi-lokasi wisata yang ada di Jakarta,” tutur Budi.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan kehadiran bus-bus Transjakarta dengan desain gambar satwa itu juga menjadi komitmen terhadap karya anak bangsa, karena gambar-gambar satwa tersebut merupakan kreasi orang Indonesia. (Ant/SU02)

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close