TPS Yang Menyelanggarakan PSU dan PSL di Tangerang Bertambah Menjadi 63 TPS

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – KPU Tangerang mengumumkan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menyelenggarakan pencoblosan ulang bertambah dari awal disampaikan 22 TPS menjadi 63 TPS.

Ketua KPU Tangerang, Achmad Syailendra, di Tangerang, Jumat (26/4), mengatakan, pencoblosan ulang ini terbagi dua jenis yakni Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

“Kegiatan PSU dan PSL akan dilaksanakan di 63 TPS yang terbagi dari beberapa wilayah dan dilaksanakan pada 27 April 2019,” ujarnya.

Dia jelaskan, PSU akan dilaksanakan di sembilan TPS dan PSL dilakukan di 54 TPS. Ada enam wilayah kecamatan yang menggelar kegiatan ini.

Untuk teknis pelaksanaan, KPU Kota Tangerang sudah melakukan koordinasi dengan KPU RI dan KPU Provinsi Banten dalam penyediaan logistik dan juga undangan bagi masyarakat.

Totalnya, ada sekitar 5.000 lebih surat suara yang disiapkan untuk pelaksanaan PSU dan PSL. “Kami terus siapkan surat suara untuk pelaksanaan PSU dan PSL,” paparnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh jika PSU dilaksanakan di TPS 07 Jurumudi Baru, TPS 48 Cipondoh Indah, TPS 4 Larangan Indah, TPS 14 Manis Jaya, TPS 49 Gandasari, TPS 10 Cimone, TPS 26 Koang Jaya, TPS 50 Panunggangan Barat dan TPS 31 Jatiuwung.

Sedangkan untuk kegiatan PSL akan dilaksanaka di Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas pada TPS 01, 02, 08, 09,10, 14, 15, 16, 25, 33 dan 34. Lalu di Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas di TPS 02, 03, 04, 07, 09, 11, 12, 13, 14, 17, 18, 20, 21, 24, 25, 26, 27, 28, 31, 35, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 45, 46, 47, 48, 49, 54, 55, 56, 57, 59, 60, 61, 62, 64, 65, 69, dan 70.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi