TNI Akan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

BANDUNG – Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad Cibuluh, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sedang menyiapkan bendera merah putih raksasa berukuran lapangan bola untuk peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2017.

“Sekarang masih dalam pengerjaan pembuatan bendera,” kata Pasi Intel Yonif Raider 303/SSM Kostrad, Lettu Inf Anwar kepada wartawan di Garut, Rabu (5/7).

Ia menuturkan, TNI dari Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad yang bermarkas di Cibuluh, Kecamatan Cikajang, telah mempersiapkan diri untuk perayaan memperingati Kemerdekaan Indonesia.

Rencananya, kata dia, bendera yang dibuat berukuran panjang 120 meter dan lebar 30 meter itu akan dibentangkan pada 17 Agustus di Batu Tumpang, Kecamatan Cikajang.

“Kegiatan pembentangan bendera merah putih raksasa itu pada tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan negara kita,” katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan membentangkan bendera raksasa di Batu Tumpang sudah dilakukan kesekian kalinya bersama pecinta alam, pemanjat tebing dan masyarakat sekitar.

Namun ukuran benderanya, kata dia, lebih besar yang akan dibentangkan pada peringatan Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2017 yaitu seukuran lapangan sepak bola.

“Tahun kemarin bendera yang dibentangkan ukurannya hanya 65 meter kali 30 meter atau hampir setengahnya dari ukuran bendera yang akan kita bentangkan tahun ini,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi kebanggaan prajurit dan hiburan bagi masyarakat dalam memeriahkan Kemerdekaan Indonesia.

Pengibaran bendera tersebut, kata dia, akan dilakukan terlebih dahulu dengan upacara, kemudian memanjat tebing Batu Tumpang oleh prajurit dan pemanjat.

“Peserta panjatnya ada dari Andesit Climbing Garut dan Yonif Raider 303/SSM Kostrad sendiri,” katanya. (IwanY)

Sumber:Antara

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.