Tinjau Tanggul Jebol, Anies: Warga Jati Padang Setuju Kawasannya Ditata

0
22
Jati Padang
Anies Baswedan meninjau banjir di Jati Padang, Selasa (12/12/2017). (Foto: Dok. Diskominfotik DKI Jakarta)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan warga kawasan Jati Padang yang mengalami banjir karena luapan sungai setuju daerahnya ditata.

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan inspeksi ke kawasan tanggul jebol di Jati Padang, Rabu (13/12) pagi. Anies memantau kawasan yang warganya terkena dampak jebolnya tanggul sudah kesekian kalinya.

“Saya tadi jalan menyusur sungai dengan warga dan kalinya itu hilang dan masuk dalam rumah. Dan ada rumah-rumah yang istilah mereka sungainya hilang. Lebarnya kira-kira tinggal satu meter,” kata Anies.

Selama masalah itu masih ada, maka banjir akan muncul. Dan dia langsung menyampaikan masalah tersebut dengan pemilik rumah memyampaikan masalahnya.

“Dan saya tadi bicara dengan warga yang rumahnya tepat di pinggir sungai, harus diperbaiki ini dan ibu harus geser, tidak mungkin tidak. Karena rumah tersebut menghalangi aliran sungai,” kata Gubernur.

Anies juga menyampaikan warga yang rumahnya di pinggir sungai di kawasan Jati Padang. Bahwa yang mereka lakukan bukan sekedar melanggar aturan, tapi tega atau tidak tetangga di sekitarnya kena banjir terus.

“Ini bukan sekedar mentaati aturan, perda, pergub bukan soal itu, ini adalah menyelamatkan tetangga. Tetangganya sengsara terus kalau musim hujan dan ternyata daerah itu setiap tahun terjadi begitu. Jangan jadi terbiasa dan didiamkan,” katanya.

Karena sering terjadi setiap tahun, maka solusinya harus jangka panjang jangan menggunakan solusi jangka pendek, katanya.

“Kita akan panggil, Walikota, Camat dan Lurah untuk melihat satu persatu rumah dan berbicara dengan warga. Dan saya akan kembali ke tempat itu lagi,” kata Anies. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....