Tekan Kecelakaan, Pemerintah Tambah Bus Mudik Gratis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Perhubungan menambah armada bus untuk program mudik gratis guna menekan angka kecelakaan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi usai usai Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2018 di Kemenhub, Jakarta, Jumat (13/4), mengatakan untuk tahun ini pemerintah menambah hingga 1.135 bus.

“Untuk 2017 kemarin bud mudik gratis cukup banyak sudah 900 sekian, nah sekarang saya menambah lagi untuk busnya itu 1.135, belum lagi nanti ada ke sepeda motor ada 75 truk dan kapal feri ada tiga jurusan,” tuturnya.

Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, terdapat korelasi antara penambahan armada bus untuk mudik gratis dengan penurunan angka kecelakaan.

Dia menyebutkan pada 2016, angka kecelakaan sebanyak 1.261 orang tewas selama “H-7” hingga “H+7” Lebaran, kemudian menurun hingga 50 persen pada 2017, yaitu 742 orang.

“Jadi, kalau saya menambahkan kapasitas untuk masyarakat mudik gratis, artinya mudah-mudahan kecelakaan bisa turun lagi tahun ini,” ujarnya.

Ia berharap kecelakaan akan turun pada tahun ini hingga 50 persen seiring dengan penambahan armada mudik gratis baik dari perushaan BUMN dan swasta.

“Kemudian yang membahagiakan lagi, kemarin ada beberapa swasta, salah satunya dari Honda kemudian Damri ada penyiapan 2.000 bus lebih, artinya kita mengharapkan masyarakat sudah enggak perlu lagi pakai motor atau mobil pribadi. Saya berharap motor bisa dikurangi karena motor sangat resisten dan berpengaruh untuk mengakibatkan kecelakaan,” imbuhnya.

Dia menambahkan untuk jarak dekat memang masyarakat dengan tujuan jarak dekat, seperti Cirebon, Bandung dan Garut masih memilih mudik dengan menggunakan sepeda motor.

Untuk mudik gratis, lanjut dia, paling banyak peminat yaitu tujuan Sragen, Wonogiri dan Yogyakarta.

“Mudah-mudahan dengan imbauan, masyarakat yang mudik jarak jauh tidak menggunakan motor bisa dilakukan,” katanya, berharap.

Dia menyebutkan untuk mudik gratis tahun ini, Kemenhub sudah menggelontorkan dana sekitar Rp70 miliar, di antaranya Ditjen Perhubungan Darat Rp35 miliar, Ditjen Perkeretaapian Rp20 miliar, Ditjen Perhubungan Laut Rp10 miliar.

Progres mudik gratis itu sendiri, untuk KA sudah terisi hampir 100 persen, Darat itu lebih dari 50 persen dan Laut 30-40 persen. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER