Taiwan Sasar Pertumbuhan Pariwisata Muslim dari Indonesia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Taiwan menyatakan komitmennya untuk menyasar pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata halal dan kunjungan wisatawan Muslim, khususnya dari Indonesia.

“Dalam 40 tahun pengalaman saya di bidang pariwisata, perkembangan sektor pariwisata dengan Indonesia menunjukkan hasil yang positif,” tutur Ketua Delegasi Promosi Pariwisata Taiwan Jerry Chen di Jakarta, Senin (5/3) sore.

Mengingat sekitar 85 persen penduduk Indonesia merupakan Muslim, oleh karenanya Taiwan ingin menangkap peluang tersebut dengan menggarap sektor pariwisata halal secara lebih baik.

Ditambah dengan adanya “New Southbond Policy” atau Kebijakan Baru ke Arah Selatan yang digulirkan Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen pada tahun 2016 diharap akan memudahkan rencana tersebut.

“Sampai sekarang kami masih mendorong wisata halal yang berkualitas dan ramah bagi Muslim, termasuk tersedianya hotel, restoran, dan panganan halal di Taiwan,” pungkas Jerry menerangkan.

Saat ditemui dalam agenda Lokakarya Pariwisata Taiwan 2028 di Jakarta, ia memaparkan bahwa pada tahun 2017 jumlah wisatawan asal Indonesia yang mengunjungi Taiwan mencapai lebih dari 188 ribu orang.

Untuk tahun ini ia berharap angka tersebut akan meningkat dan bisa menembus 200 ribu orang.

Secara umum, meski penduduk yang beragama Islam di Taiwan hanya sekitar 300 ribu jiwa, namun Taiwan menjadi salah satu negara yang memiliki lingkungan yang ramah bagi umat Muslim.

Bahkan pada tahun 2017, berdasarkan data dari Crescent Rating dan Global Muslim Travel Index (GMTI), Taiwan menempati posisi ke-7 tujuan wisatawan Muslim pada negara non-Muslim.

Berdasarkan data tersebut ia pun mengatakan bahwa wisatawan Muslim dapat dengan nyaman dan tidak perlu takut dengan masalah akomodasi dan makanan saat berwisata di Taiwan.

Mendukung penggiatan dan promosi pariwisata Taiwan di Indonesia, Biro Pariwisata Taiwan pun mengajak sejumlah pelaku industri di sektor tersebut untuk ambil bagian dalam Astindo Fair 2018, 2-4 Maret di Jakarta.

Selain itu juga diadakan promosi pariwisata mandiri yang dilaksanakan di Hotel Pullman Jakarta pada 5 Maret dan Hotel Marriot Medan pada 7 Maret. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BPK dan Bencana

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER