Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan yang minta seluruh kota administratif di Jakarta memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk berdagang.

“Sekitar Jatinegara sangat potensial bantu fasilitasi, sehingga PKL bisa terpenuhi,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Uus Kuswanto di Jakarta, Selasa (15/10).

Menurut Uus, penyediaan fasilitas trotoar bagi PKL menjadi salah satu skala prioritas menyusul revisi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.

Namun, jelas Uus, tak semua trotoar dapat dijadikan area PKL, karena ada aspek yang harus dipenuhi sesuai permintaan Gubernur Anies, sebelum trotoar digunakan oleh PKL.

Salah satu aspek yang dimaksud adalah dimensi trotoar yang harus mencapai 5-8 meter sehingga representatif bagi pejalan kaki maupun pedagang.

“Sekarang ini yang ada di Jakarta Timur baru sekitar 3-4 meter, itu pun baru beberapa titik. Kalau dari Jatinegara belum semua,” katanya.

Saat ini pihaknya masih menggarap pembuatan trotoar di sekitar kawasan Pasar Jatinegara sesuai dengan persyaratan yang ada.

Selain itu, imbuh Uus, pemanfaatan trotoar bagi PKL harus juga disesuaikan dengan karakteristik pedagang di wilayah setempat.

“Kalau kebutuhan pedagangnya kuliner, kita akan sesuaikan dengan karakteristik wilayahnya,” jelasnya.

Uus menambahkan Pemprov DKI Jakarta juga sedang memperluas pembuatan trotoar di Jakarta Timur.

“Salah satunya di kawasan Cawang sampai Cililitan yang ditarget rampung pada 2020,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close