Senator Harap Wagub Baru Punya ‘Roh’ Keberpihakan yang Kuat Seperti Sandiaga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris berharap sosok pengganti Sandiaga Uno yang mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta, adalah orang yang mempunya ‘roh’ keberpihakan yang kuat terhadap warga Jakarta yang selama ini terpinggirkan dan diperlakukan tidak adil.

“Agar 23 Janji Kerja Anies-Sandi berjalan baik dan dapat direalisasikan sehingga warga Jakarta merasakan manfaatnya,” kata Fahira lewat keterangan tertulisnya yang diterima SERUJI, Kamis (30/8).

Fahira Idris mengungkapkan, jika mau dirangkum, 23 Janji Kerja Anies-Sandi adalah pembelaan kepada warga Jakarta yang lemah dan dilemahkan dan memperkuat warga yang selama terpinggirkan.

“Selain itu, pesan kuat dari kepemimpinan Anies-Sandi adalah menjadikan warga Jakarta terutama warga yang sebelumnya dianggap sebagai masalah pembangunan menjadi subyek utama atau bagian integral dari pembangunan kota Jakarta,” ujarnya.

Itulah kenapa, lanjut Fahira, membangun kembali kampung-kampung kota yang digusur dan memperkuat warganya menjadi janji kerja utama yang langsung direalisasikan oleh Anies-Sandi selama 100 hari memimpin Jakarta.

“Sosok pengganti Bang Sandi harus punya ‘roh’ keberpihakan yang kuat kepada mereka yang lemah dan dilemahkan,” tegas Fahira.

Menurut Fahira, karena keberpihakan inilah yang menjadi nafas janji kerja yang hendak diwujudkan Anies-Sandi saat kampanye.

“Tidak mungkin 100 persen kualitas dan kapasitasnya sama, oleh karena itu sekali lagi, sosoknya harus berkomitmen kuat bersama gubernur merealisasikan 23 janji kerja,” ujarnya.

Selain itu, menurut Fahira, sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru juga diharapkan paham soal pembangunan ekonomi dan infrastruktur fisik seperti yang selama ini menjadi spesialisasi dan kapasitas Sandiaga sebagai Wakil Gubernur.

Memang, jelas Fahira, antara Anies dan Sandi tidak ada pembagian tugas yang khusus, namun dapat diamati bahwa selama jadi Wakil Gubernur, Sandiaga lebih fokus mengurusi pembangunan ekonomi dan infrastruktur, sementara Gubernur Anies fokus pada pembangunan institusi dan human capital.

“Agar ritme menjalankan roda pemerintahan di Jakarta semakin dinamis, sosok wagub yang baru idealnya punya kemampuan terutama dalam soal pembangunan ekonomi dan infrastruktur. Selain itu yang tidak kalah penting, mampu mengembangkan program OK OCE semakin membesar dan memberi dampak,” pungkas Fahira. (ARif R)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER