Sandiaga Sebut Jakut dan Jabar Banyak Peredaran Narkoba

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan tempat hiburan di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang menurut Badan Narkotika Nasional lokasi terbanyak peredaran narkoba, menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Jakbar dan Jakut menjadi tempat yang harus kita taruh di bawah ‘mikroskop’ bahwa semua tempat itu sempat ada pernyataan pak Buwas hampir mayoritas dari tempat hiburan itu ada penetrasi daripada narkoba,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Ahad (8/4).

Dia mengatakan perang terhadap narkoba, jangan sampai negara kalah dan mendengar perputaran uangnya sangat besar di tempat hiburan yang ada peredaran narkobanya.

“Mestinya PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) bekerja sama juga dan tentunya aparat kepolisian baik dari BNN maupun Bareskrim semua turut dalam upaya yang terkoordinasi, integatif, komprehensif untuk memastikan narkoba ini tidak semakin menjalar,” kata Sandiaga.

Wagub mendukung sekali langkah dari BNN yang melakukan penyelidikan tempat hiburan di Jakarta dan mengarahkan perkara ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Saya mendukung sekali ini sudah bisnis besar dan seperti ada di film-film dipertontonkan di luar negeri seperti Narkose el Chapo,” kata Wagub.

Ini merupakan hubungan antara kartel yang ini dia menyebut bahwa masuk di Jakarta dimana tempat-tempat hiburan yang mestinya adalah steril terhadap kegiatan narkoba, prostitusi, dan judi mulai di kontaminasi secara masif oleh kegiatan narkoba ini. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan