Sandiaga Khawatirkan Masuknya Beras Vietnam Ke Jakarta

0
97
sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengkhawatirkan masuknya beras impor dari Vietnam ke Jakarta.

“Saya mendapat laporan, dari 500 ribu ton, yang akan diimpor. Dan masuk 100 ribu sampai 120 ribu itu besar sekali ke DKI, berarti nanti ada distorsi harga yang kami khawatirkan,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/1).

Hal tersebut disinyalir, karena minimnya suplai dan juga tidak lancar distribusinya. Keputusan pemerintah pusat akan mulai masuk, tapi yang terpenting buat Pemerintah Provinsi DKI adalah memastikan suplai cukup dan distribusi lancar, katanya.

“Itu keputusan politik dan kita nggak mau masuk ke keputusan politik. Kita ingin dilibatkan, Pemprov DKI dan BUMD DKI ingin dilibatkan. Karena kita tidak jngin membanjirnya suplai yang rencananya masuk ke Jakarta 100 ribu ton, akan mengakibatkan distorsi harga,” kata Wagub.

Sandiaga menegaskan keinginannya agar harga beras di masyarakat stabil dan semua pihak diperhatikan mulai dari petani dan pedagangnya juga. Hal itu yang disikapi dan ingin semua ikut saling membantu.

“Kita berharap kepada Menteri Perdagangan, bahwa Food Station dan PD Pasar Jaya dilibatkan. Karena nanti ini outletnya juga melewati Pak Arief (Dirut Food Station, red), jadi kalau kita nggak ada koordinasi akan susah. Ini yang kita sampaikan, jangan hanya kita dipakai sebagai ‘bumper’ di depan,” kata Sandiaga.

Wagub juga telah melakukan komunikasi dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dan ada dukungan.

“Kita sudah kontak juga dengan Menteri Perdagangan. Kita tunggu langkah-langkah Menteri Perdagangan, untuk merangkul kami. Karena ini butuh sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Sandiaga.

Prioritasnya adalah warga Jakarta bisa mendapat pangan terjangkau dan apalagi ini prestasi sebelumnya di Jakarta, memastikan inflasi Jakarta stabil dan utilitas harga pangan itu sangat rendah, katanya.

“Itu yang kami harapkan, jangan sampai kita tidak berkoordinasi, jangan sampai kita memberatkan warga dan pedagang kecil,” kata Wagub. (Ant/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Terima Zohri di Istana, Presiden Jokowi: Dia Orang Besar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Akhirnya juara dunia lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertemuan Zohri dengan Presiden yang berlangsung di Istana...
rupiah

Rupiah Makin Mengkhawatirkan, Hari ini Terjerembab di Rp14.422

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (19/7) sesi pembukaan pagi kembali turun 8 poin, menjadi Rp14.422 per dolar...
Idrus Marham

Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap PLTU Raiu-1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (19/7) memeriksa Menteri Sosial, Idrus Marham, sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait...

Presiden Jokwi dan Wapres JK Jenguk SBY di RSPAD Gatot Subroto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, hari ini,...

Masih Belum Temukan 12 Surat Tanah, PLN Area Dumai Akan Urus Surat Pengganti

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Setelah berusaha mencari dan dua kali berturut-turut PT PLN (Persero) Area Dumai mengumumkan kehilangan sejumlah Sertifikat dan Surat Tanah lewat media,...