Sandiaga Ingatkan Petugas Muara Angke Utamakan Kesehatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan seluruh petugas yang membersihkan tumpukan sampah di sepanjang Teluk Jakarta Kawasan Hutan Mangrove Ecomarine Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara agar jaga keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kita ingin terima kasih kepada 400 lebih teman-teman yang ada di Muara Angke, tapi saya ingatkan juga untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/3).

Dia melihat petugas gabungan yang bekerja tidak pakai sarung tangan yang dapat membahayakan diri kalau ada benda-benda tajam hingga menimbulkan luka.

Sejumlah 400 petugas dikerahkan yang berasal dari tim gabungan dinas lingkungan hidup yang terdiri dari suku dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Utara dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kecamatan Penjaringan.

“Mohon dilengkapi alat kesehatan dan keselamatan kerjanya dan kita survei lokasi-lokasi mana yang lain dan ada pencegahannya. Saya berharap juga komunitas-komunitas mulai menggerakkan supaya kita stop buang sampah ke badan air kita,” kata Sandiaga.

“Banyak masyarakat kita yang membuang sampah ke sungai, ini yang harus kita jadikan sebagai gerakan untuk hentikan membuang sampah ke badan air, tapi mulailah pengelolaan sampah dengan baik ke depannya,” kata Sandiaga.

Sampah yang sebagian besar merupakan limbah rumah tangga ini menumpuk di area 1.000 meter persegi dengan total sekitar 16 ton. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Konsisten Kemaruk Kekuasaan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.