Sandiaga: Festival Pecinan Mempersatukan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri perayaan Festival Cap Go Meh di kawasan Pecinan, Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (3/3), dengan mengenakan pakaian Cheongsam emas.

Sandiaga menyebut perayaan Cap Go Meh sebagai tradisi yang mempersatukan warga Jakarta.

“Saya bersyukur bahwa ini tradisi yang mempersatukan warga Jakarta. Istri saya juga seperempat keturunan Tionghoa, neneknya dari negara bagian Fujian dan selalu kita lihat budaya Betawi dan Tionghoa itu sangat bersatu,” kata Sandiaga.

Baju Sadariyah yang dipakai setiap hari Jumat berasal dari Tionghoa, katanya.


Dalam perayaan Cap Go Meh yang diiringi festival rakyat ini, Sandiaga melihat roda perekonomian yang terus bergerak di tingkat akar rumput. Dia menyebut festival rakyat tersebut menandai kebangkitan ekonomi mikro.

“Kalau kita lihat festival seperti ini menciptakan begitu banyak peluang usaha bagi warga sekitar Pecinan di sini. Jadi kita ucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat yang terus mewarisi tradisi daripada perayaan Cap Go Meh di wilayah Pecinan ini,” kata Wagub.

Sandiaga kemudian menyaksikan langsung pertunjukan atraksi barongsai Kong Ha Hong yang telah menjadi juara dunia. Ia pun berencana menjadikan barongsai Kong Ha Hong sebagai salah satu penampilan yang menyemarakkan perhelatan Asian Games 2018 mendatang. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi