Presiden Jokowi Tinjau Armada Kereta Api di Stasiun Pasar Senen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengunjungi Stasiun KA Pasar Senen di Jakarta, Jumat (31/5), dan meninjau armada kereta angkutan Lebaran 2019.

Jokowi tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 16:00 WIB dan sempat mengejutkan para penumpang yang tengah menunggu jam keberangkatan kereta di lobi keberangkatan stasiun.

Setelah bercengkerama singkat dan berswafoto dengan masyarakat, Jokowi turun ke area peron, yakni jalur 3, untuk meninjau salah satu armada kereta api.

Kereta yang ia sambangi adalah Kereta Api Brantas yang akan menuju Blitar, Jawa Timur,  dan berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 17:00 WIB.

Ia juga sempat masuk ke dalam rangkaian kereta dan langsung disambut oleh para penumpang yang telah duduk di dalam.

“Ya, ini melihat kereta ekonomi yang berangkat dari stasiun Senen,” kata Jokowi saat dijumpai di sela-sela kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan bahwa PT Kereta Api Indonesia sudah siap dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2019.

“Saya kira secara manajemen sudah sangat sangat siap,” kata Presiden Jokowi yang dalam kunjungan tersebut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Wakil Presiden Eksekutif PT KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER