PPDB di Jakarta Berjalan Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 di DKI Jakarta berjalan kondusif tidak seperti di beberapa sekolah lainnya yang dikeluhkan banyak warga karena sistem zonasinya.

Dilansir dari Antara, Selasa (18/6), SMK Negeri 27 Pariwisata dan SMA Negeri 1 yang terletak di wilayah Jakarta Pusat, tidak menampakkan adanya antrean orang tua murid yang datang mendaftar.

Staf Tata Usaha SMK Negeri 27 Pariwisata Jakarta Pusat, Hendrianto, Selasa (18/6), mengatakan pendaftaran PPDB telah dibuka sejak tanggal 12 Juni untuk jalur inklusi dan prestasi.

“Untuk jalur zonasi di SMK belum dibuka, khusus untuk SMK tidak ada jalur zonasi, adanya luar zonasi,” kata Hendrianto.


Pelaksanaan PPDB di DKI Jakarta mengikuti petunjuk teknis yang telah diterbitkan oleh dinas pendidikan setempat, seperti jadwal pendaftaran serta tata cara pendaftaran atau alur PPDB.

Berdasarkan juknis Dinas Pendidikan DKI Jakarta, jadwal PPDB jenjang SMP dan SMA di wilayah tersebut terbagi beberapa tahap yakni pendaftaran jalur inklusi (anak panti, sopir Jaklingko dan kartu pekerja) dibuka dari tanggal 12 sampai 13 Juni 2019.

Untuk jalur prestasi dibuka dari tanggal 17 sampai 19 Juni. Dan jalur zonasi umum dibuka pada tanggal 24 sampai 26 Juni, dilanjut dengan pendaftaran jalur non zonasi tahap I (umum) tanggal 2-4 Juli, non zonasi tahap I (afirmasi) tanggal 5-6 Juli dan non zonasi tahap II pada tanggal 10-11 Juli 2019.

Menurut Haryanto, Panitia PPDB SMA Negeri 1 Jakarta yang terletak di Jl Budi Utomo, sejak tanggal 17 sampai 19 nanti seluruh SMA di Jakarta melaksanakan PPDB untuk jalur prestasi.

“Untuk zonasi baru akan dibuka dari tanggal 24 sampai 26 Juni,” katanya.

Ia mengatakan saat ini orang tua siswa yang datang mendaftar dari jalur prestasi. Tetapi ada juga orang tua yang datang menanyakan informasi pendaftaran untuk jalur zonasi.

Menurut Haryanto, sejak 2017 lalu pelaksanaan PPDB di SMA Negeri 1 Jakarta berjalan kondusif, sesuai jadwal yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta, penerimaan peserta didik baru dilakukan bertahap tidak serentak untuk semua jalur.

Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah juga melengkapi informasi tata cara pendaftaran PPDB untuk bisa dipahami oleh para orang tua sehingga bisa mendaftar dengan lebih terarah.

“Kami juga membantu para orang tua yang datang mencari informasi terkait zonasi. Untuk memastikan zona sekolah yang bisa mereka daftarkan,” kata Haryanto.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Perluasan Ganjil-Genap Hari Pertama: Pemprov DKI Klaim Polusi Udara Turun

"Semalam Airvisual telah merilis hasil pengukuran mereka, di mana Jakarta yang sebelumnya ada di peringkat satu atau dua kota terpolusi di dunia, semalam saya lihat di rilisnya sudah turun jadi peringkat ke 9," ujar Syafrin

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.