Polisi Siapkan Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama Laga Persija Lawan Persib


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mempersiapkan sejumlah skema pengalihan arus lalu lintas selama berlangsungnya pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Pola rekayasa lalu lintas dilakukan bila melihat situasi lalin di sekitar GBK dan antisipasi massa pendukung yang mengarah ke Stadion GBK,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir, dilansir dari Antara, Selasa (9/7).

Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas Ibu Kota selama berlangsungnya pertandingan tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya akan menyiagakan lebih dari 1.000 personel.

“Untuk pengamanan, Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menyiagakan 1.020 personel,” ujar Nasir.

Berikut adalah pola rekayasa lalu lintas dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pertandingan sepak bola antara Persija melawan Persib di Stadion Utama GBK pada Rabu (10/7).

-Kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke Slipi.

-Kendaraan dari Arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju layang landogi ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

  • Kendaraan dari arah Bunderan Senayan diarahkan lurus ke arah Semanggi.
  • Arus lalu lintas dari Jalan Mustopo yang menuju Jalan Asia Afrika dibelokkan ke kanan menuju Jalan Hang Tuah Raya.
  • Kendaraan dari Jalan Patal Senayan 1 yang menuju ke arah Jalan Asia Afrika dibelokkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.
  • Kendaraan dari Jalan Tentara Pelajar yang menuju Jalan Patal Senayan diluruskan ke arah Jalan Permata Hijau.
  • Kendaraan dari arah Manggala Wanabakti diluruskan ke arah Jalan Tentara Pelajar.

Selain mempersiapkan pengalihan arus lalu lintas polisi juga telah mempersiapkan sejumlah kantong parkir bus di luar Gelora Bung Karno, yakni Gedung DPR/MPR, Gedung Manggala Wanabakti dan Gedung Kemenpora.

Khusus untuk kegiatan ini polisi juga memperbolehkan bus untuk parkir di lajur paling kiri di area di sekitar GBK.

“Semua hanya diberikan satu lajur yang paling kiri. Hal tersebut dilakukan karena bus tidak dapat ditampung di area parkir di dalam GBK,” tuturnya.

Area parkir tersebut yakni di sepanjang Jalan Asia Afrika, Jalan Gatot Subroto dari Pulau Dua hingga Manggala Wanabakti dan dari Gedung BPK hingga Ladokgi.

Satu lajur paling kiri di Jalan Tentara Pelajar juga diperbolehkan untuk parkir bus dari lampu lalu lintas Palmerah hingga Jalan Layang Permata Hijau dan dari Patal Senayan hingga Jalan Asia Afrika.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close